Komisi IV DPRD Maluku Monev (Fidmas)
MALUKU - Komisi IV DPRD Provinsi Maluku melaksanakan agenda monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pekerjaan pemeliharaan fasilitas di Daya Tarik Wisata (DTW) Hunimua, Liang, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari masa monev DPRD Provinsi Maluku Periode I, sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah, khususnya di sektor pariwisata.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Maluku beserta pejabat fungsional terkait. Kehadiran jajaran teknis dari Dispar Maluku bertujuan untuk memberikan penjelasan langsung terkait progres pekerjaan, kondisi fasilitas, serta rencana tindak lanjut pengelolaan destinasi wisata tersebut.
DTW Hunimua atau yang lebih dikenal sebagai Pantai Liang merupakan salah satu ikon wisata unggulan di Maluku. Dengan hamparan pasir putih dan panorama laut yang memikat, destinasi ini menjadi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah.
Melalui agenda monitoring dan evaluasi ini, Komisi IV DPRD Maluku ingin memastikan bahwa pekerjaan pemeliharaan fasilitas berjalan sesuai dengan rencana serta memberikan manfaat nyata bagi pengunjung. Fasilitas yang dimaksud mencakup sarana umum seperti gazebo, kamar mandi, area parkir, hingga infrastruktur penunjang lainnya.
Pengawasan ini dinilai penting agar anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan secara efektif dan tepat sasaran. Selain itu, kualitas fasilitas yang terjaga akan berdampak langsung pada kenyamanan dan keamanan wisatawan.
Monitoring dan evaluasi yang dilakukan Komisi IV merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah. Sebagai lembaga legislatif, DPRD memiliki peran untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
Sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian karena dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan pengelolaan yang baik dan fasilitas yang memadai, destinasi wisata seperti Hunimua dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah maupun kesejahteraan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan monev ini, DPRD juga dapat mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, baik dari sisi teknis maupun administratif, sehingga dapat dirumuskan langkah perbaikan ke depan.
Keberadaan fasilitas yang terawat menjadi salah satu indikator penting dalam pengembangan destinasi wisata. Wisatawan tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga kenyamanan selama berada di lokasi.
Karena itu, upaya pemeliharaan fasilitas di DTW Hunimua menjadi langkah strategis dalam menjaga daya tarik destinasi. Dengan fasilitas yang baik, citra pariwisata Maluku juga akan semakin positif di mata wisatawan.
Komisi IV DPRD Maluku menilai bahwa peningkatan kualitas destinasi harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga pada tata kelola dan pelayanan. Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola destinasi, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengembangan wisata.
Hunimua Liang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi andalan Maluku Tengah. Setiap musim liburan, kawasan ini kerap dipadati pengunjung yang ingin menikmati suasana pantai yang bersih dan alami.
Dengan adanya pengawasan dan evaluasi berkala, diharapkan pengelolaan destinasi dapat semakin optimal. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dispar.malukuprov.go.id