Gubernur Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Rioribati (Humas/Adpim)
MALUKU – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunjukkan keseriusannya dalam menyokong Program Strategis Nasional (PSN), terutama pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang dirancang sebagai pusat pendidikan berbasis kerakyatan.
Untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan optimal, Gubernur Sherly Laos bersama Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe turun langsung meninjau perkembangan pembangunan di atas lahan seluas 9,5 hektare yang telah disiapkan pemerintah provinsi, Selasa (3/3).
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Menurutnya, kawasan tersebut akan dibangun fasilitas pendidikan lengkap mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA berasrama. Selain ruang belajar, kawasan ini juga akan dilengkapi sarana olahraga, termasuk stadion sepak bola berstandar penuh.
“Dengan lahan yang cukup luas, pembangunan bisa dilakukan secara terintegrasi. Tidak hanya gedung sekolah, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti akses jalan, sistem drainase, penyediaan air bersih, hingga pengelolaan limbah,” ujarnya di lokasi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim, menjelaskan bahwa lokasi di Desa Rioribati dinilai layak secara teknis. Area pembangunan berada dalam satu hamparan lahan yang siap dikembangkan.
Ia juga memastikan bahwa struktur tanah di kawasan tersebut tidak bermasalah dan status kepemilikannya merupakan aset resmi pemerintah daerah, sehingga tidak ada kendala administratif dalam proses pembangunan.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat yang bertujuan menghadirkan pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Rioribati, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat infrastruktur pendidikan sekaligus mendorong pemerataan akses belajar di Maluku Utara. Proyek ini dipandang sebagai bagian dari upaya membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan, dengan menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Malutprov.go.id