THR ASN Halut cair jelang Idulfitri (Humas)
MALUKU – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara memastikan komitmennya dalam merealisasikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua bersama Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad menegaskan bahwa hak-hak ASN tetap menjadi prioritas pemerintah daerah dan akan dibayarkan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Isu terkait keterlambatan pembayaran THR dan TPP akibat kondisi keuangan daerah yang belum stabil langsung ditepis oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Halmahera Utara, Rusli M Taher. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki skema pengelolaan keuangan yang jelas untuk memenuhi kewajiban tersebut.
“Dana transfer yang diterima setiap bulan sebagian besar dialokasikan untuk pembayaran gaji pegawai yang mencapai sekitar Rp22 miliar. Selain itu, kami juga memprioritaskan pembayaran Siltap, gaji tenaga medis, outsourcing, serta BPJS. Sementara untuk THR dan TPP, sudah kami petakan dalam perencanaan anggaran bulanan,” ungkap Rusli, Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan, pada momentum yang disebutnya sebagai “injury time”, Pemda Halmahera Utara mendapatkan tambahan dana transfer dari pemerintah pusat serta dukungan dari PT Nusa Halmahera Minerals. Dana tersebut langsung dimanfaatkan untuk merealisasikan pembayaran THR bagi ASN Muslim.
“Puji Tuhan, setelah koordinasi dengan Bupati, kami menerima tambahan dana yang langsung digunakan untuk membayar THR ASN Muslim,” jelasnya.
Rusli juga memaparkan bahwa skema pembayaran THR masih mengacu pada pola tahun-tahun sebelumnya, yakni disesuaikan dengan perayaan keagamaan. ASN Muslim menerima THR saat Idulfitri, sementara ASN Kristen pada perayaan Natal.
Proses pembayaran THR sendiri telah dimulai sejak Selasa (18/3/2026) pukul 16.25 WIT hingga dini hari pukul 01.30 WIT. Hingga saat ini, pembayaran telah direalisasikan untuk 20 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 9 kecamatan.
“Karena waktu sudah larut malam, sisa OPD dan kecamatan lainnya akan dituntaskan saat memasuki masa libur. Namun yang pasti, seluruh THR ASN Muslim akan dibayarkan secara penuh tanpa diskriminasi,” tegas Rusli.
Ia juga menekankan bahwa proses pencairan dilakukan berdasarkan kelengkapan administrasi masing-masing OPD dan kecamatan. Unit kerja yang lebih cepat melengkapi dokumen akan diprioritaskan dalam pencairan.
“Tidak ada pilih kasih. Semua akan dibayar, asalkan administrasinya lengkap,” tambahnya.
Selain THR, Pemda Halmahera Utara juga memastikan bahwa pembayaran Siltap dan TPP tetap berjalan sesuai jadwal. Komitmen tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Piet Hein Babua dan Kasman Hi Ahmad.
“Kami tidak akan lari dari tanggung jawab. Semua kewajiban akan dibayar tepat waktu sesuai jadwal,” pungkas Rusli.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemda Halmahera Utara dalam menjaga kesejahteraan ASN, khususnya menjelang hari besar keagamaan, sekaligus memastikan stabilitas pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Web.halmaherautarakab.go.id