MoU penerbangan haji tingkatkan layanan jamaah (Adpim/Malut)
MALUKU – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi menjalin kerja sama dengan Sriwijaya Air terkait layanan transportasi udara bagi jemaah haji tahun 1447 H/2026 M. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini berlangsung pada Kamis (02/04/2026) di Tangerang, Banten.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, bersama jajaran manajemen Sriwijaya Air dan NAM Air, serta disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah dan pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Samsuddin menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pertimbangan, termasuk negosiasi dengan beberapa maskapai. Langkah ini diambil demi meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi jemaah haji asal Maluku Utara.
Ia menyebut, pada tahun ini pemerintah provinsi sempat menjajaki kerja sama dengan tiga maskapai sebelum akhirnya menetapkan Sriwijaya Air sebagai mitra resmi.
Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku Utara, Asrul Gaelea, menegaskan bahwa setelah penandatanganan MoU, fokus selanjutnya akan diarahkan pada aspek teknis persiapan keberangkatan.
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain koordinasi dengan embarkasi Makassar, pengaturan transportasi darat, layanan asrama haji di Ternate, serta sinkronisasi jadwal dan pembiayaan dengan pemerintah kabupaten/kota.
Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, Muh Zabir Wahid, yang mengapresiasi kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan bagi jemaah.
Di sisi lain, pihak Sriwijaya Air menyatakan komitmennya untuk menjaga kepercayaan yang diberikan. Maskapai memastikan seluruh operasional penerbangan akan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan jemaah.
Selain itu, jadwal penerbangan juga akan disesuaikan secara optimal agar proses keberangkatan berjalan lancar sesuai target waktu.
Sebagai informasi, pelepasan jemaah haji Maluku Utara dijadwalkan pada 27 April 2026, dengan keberangkatan kloter pada 29 dan 30 April. Total jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini berjumlah 785 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Malutprov.go.id