MALUKU - Kawasan Air Besar (Arbes) di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku bersiap untuk bertransformasi dengan wajah dan kesan yang baru.
Tidak lagi dikenal sebagai area pembuangan sampah liar, lokasi ini akan ditata menjadi ruang yang lebih produktif dan sedap dipandang mata.
Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon kini tengah merancang strategi segar agar kawasan ini kembali asri.
Kepala DLHP Kota Ambon, Apries B Gaspersz, melihat potensi besar dalam mengubah lahan kosong di sana menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
Baca juga: Hari Ketiga Pasca Banjir Halbar: Personel Brimob Malut Terjun Langsung Bantu Warga
“Pemanfaatan lahan kosong hingga kerja sama lintas instansi diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang,” kata Kepala DLHP Kota Ambon Apries B Gaspersz di Ambon, Senin (12/1/2026).
Masalah sampah di Air Besar memang cukup menjadi perhatian, dimana sering kali pelakunya adalah oknum dari luar daerah yang sengaja membuang sampah sembunyi-sembunyi saat dini hari.
Untuk mengubah kebiasaan ini, kata Apries, pemerintah tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga berencana mempercantik area tersebut dengan membangun trotoar dan membuka ruang bagi UMKM.
Dijelaskan, konsepnya sederhana, jika sebuah tempat ramai dengan aktivitas ekonomi dan usaha kreatif, maka orang akan segan untuk mengotorinya.
“Saya kira kalau di sini sudah dimanfaatkan menjadi lokasi usaha mikro kecil menengah (UMKM), orang dari luar tidak akan lagi membuang sampah,” katanya.
Tak hanya soal estetika, aspek kenyamanan dan keamanan juga menjadi prioritas Pemerintah Kota Ambon.
Staf Ahli Wali Kota Ambon, Rustam Simanjuntak, mengungkapkan bahwa pengadaan lampu jalan akan segera dilakukan agar area tersebut tidak lagi gelap dan rawan dijadikan tempat pembuangan limbah ilegal.
Mengingat Jalan Arbes berstatus jalan provinsi, langkah ini kata Rustam juga akan melibatkan koordinasi manis antara Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku. Keinginan warga untuk memiliki pos penjagaan pun diserap sebagai masukan berharga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara