Minggu, 01 FEBRUARI 2026 • 09:56 WIB

Desa Wisata Pintu Kota, Pesona Gerbang Alam dan Wisata Petualangan di Ambon

Author

Pintu Kota (Humas/Adpim)

MALUKU - Maluku dikenal sebagai provinsi dengan kekayaan alam laut dan pesisir yang luar biasa. Di Kota Ambon, salah satu destinasi yang terus menarik perhatian wisatawan adalah Desa Wisata Pintu Kota yang terletak di Negeri Nusaniwe. Desa wisata ini menawarkan perpaduan unik antara keindahan alam, wisata bahari, hingga petualangan ekstrem, menjadikannya salah satu destinasi unggulan pariwisata di Ambon.

Ikon utama Desa Wisata Pintu Kota adalah Tebing Pintu Kota, sebuah formasi batu karang raksasa dengan lubang alami menyerupai gerbang yang langsung menghadap ke Laut Banda. Keunikan inilah yang membuat Pintu Kota berbeda dari destinasi wisata pantai lainnya. Lubang besar pada tebing seolah menjadi pintu menuju laut lepas, menciptakan panorama alam yang eksotis dan dramatis.

Keindahan Pintu Kota semakin terasa ketika ombak Laut Banda menghantam dinding tebing karang. Suara deburan ombak berpadu dengan angin laut menciptakan suasana alam yang khas dan menenangkan. Pada waktu tertentu, terutama saat sore hari, kawasan ini menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam. Cahaya jingga senja yang memantul di permukaan laut menjadikan Pintu Kota sebagai latar sempurna untuk bersantai maupun berfoto.

Baca juga: Benteng Victoria, Saksi Bisu Sejarah Kolonial di Jantung Kota Ambon

Tak heran jika Desa Wisata Pintu Kota menjadi magnet bagi para pecinta fotografi. Sudut-sudut alamnya menawarkan komposisi visual yang kuat, mulai dari tebing karang, laut biru, hingga langit senja yang dramatis. Banyak wisatawan datang khusus untuk mengabadikan momen dengan latar “gerbang alam” Pintu Kota yang ikonik.

Selain panorama darat, Pintu Kota juga memiliki potensi wisata bawah laut yang menarik. Perairan di sekitar tebing dikenal kaya akan biota laut dan terumbu karang. Meskipun ombak di beberapa titik cukup besar, terdapat area yang lebih tenang dan aman untuk aktivitas snorkeling. Wisatawan dapat menikmati keindahan terumbu karang serta ikan-ikan tropis yang berwarna-warni, menjadikan Pintu Kota sebagai lokasi alternatif wisata bahari di Ambon.

Dengan potensi wisata alam yang kuat, Desa Wisata Pintu Kota terus dikembangkan sebagai destinasi yang mendukung konsep pariwisata berkelanjutan. Pengembangan ini tidak hanya berfokus pada daya tarik alam, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga Negeri Nusaniwe.

Paralayang (Humas/Adpim)

Selain Pintu Kota, Negeri Nusaniwe juga dikenal sebagai salah satu lokasi wisata paralayang terbaik di Maluku. Wisata paralayang di kawasan ini menawarkan pengalaman unik terbang di atas keindahan alam Ambon. Dari ketinggian, wisatawan dapat menikmati panorama laut biru yang luas, perbukitan hijau, serta garis pantai yang membentang indah.

Kondisi angin di Nusaniwe tergolong ideal untuk olahraga paralayang. Hal inilah yang membuat kawasan ini sering dijadikan lokasi favorit bagi para pecinta olahraga udara, baik pemula maupun profesional. Dengan pengelolaan yang tepat, paralayang di Nusaniwe memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik utama wisata petualangan di Ambon.

Wisata paralayang juga membuka peluang pengembangan ekowisata. Meningkatnya minat wisatawan terhadap aktivitas berbasis alam dan petualangan menjadikan Nusaniwe memiliki nilai jual yang tinggi, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Kehadiran wisata ini sekaligus memperkaya ragam atraksi yang ditawarkan Desa Wisata Pintu Kota.

Selain menikmati panorama dan olahraga ekstrem, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas menarik lainnya. Camping atau piknik menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam lebih lama. Dengan membawa tikar dan bekal sederhana, pengunjung bisa bersantai di area perbukitan sambil menunggu matahari terbenam atau menyambut matahari terbit.

Bagi yang ingin menikmati laut lebih dekat, snorkeling di sekitar tebing menjadi aktivitas yang cukup diminati. Meski tidak disarankan berenang di area dengan ombak besar, wisatawan tetap bisa menikmati keindahan bawah laut di titik-titik yang lebih aman dan tenang.

Baca juga: Pantai Natsepa, Pesona Pasir Putih Favorit Keluarga di Ambon dengan Tiket Masuk Super Murah

Pengalaman berwisata ke Desa Wisata Pintu Kota juga semakin lengkap dengan kehadiran berbagai produk lokal. Di sekitar lokasi wisata, terdapat pedagang yang menjual kaos dan souvenir bertema Nusaniwe, seperti desain Tebing Pintu Kota atau paralayang. Beberapa pengrajin lokal juga menawarkan kerajinan kayu ukiran khas Maluku, termasuk miniatur perahu tradisional yang cocok dijadikan oleh-oleh.

Soal kuliner, wisatawan dapat mencicipi rujak khas yang dijual di warung-warung sekitar kawasan wisata. Rujak dengan saus kacang spesial ini menjadi pilihan segar setelah beraktivitas di bawah terik matahari atau angin laut.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Desa Wisata Pintu Kota dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Tersedia kamar mandi umum, kios souvenir, area kuliner, tempat makan, hingga spot foto dan area selfie yang dirancang untuk wisatawan. Fasilitas ini terus ditingkatkan seiring dengan berkembangnya desa wisata sebagai destinasi unggulan.

Dengan keindahan alam yang ikonik, wisata bahari yang menarik, serta aktivitas petualangan seperti paralayang, Desa Wisata Pintu Kota menawarkan pengalaman wisata yang lengkap. Destinasi ini bukan hanya tempat menikmati panorama, tetapi juga ruang untuk merasakan harmoni antara alam, budaya, dan masyarakat lokal. Bagi siapa pun yang berkunjung ke Ambon, Desa Wisata Pintu Kota di Negeri Nusaniwe menjadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jadesta.kemenpar.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU