Wagub Sarbin Salurkan Bantuan Ambulans dan Fasilitas Masjid di Ternate, Perkuat Layanan Kesehatan dan Sosial
MALUKU — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik, baik di sektor kesehatan maupun sosial keagamaan. Hal ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana kesehatan dan fasilitas sosial oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, di dua lokasi berbeda di Kota Ternate.
Agenda tersebut merupakan bagian dari realisasi program pemerintah daerah melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025, dengan total anggaran yang mencapai kurang lebih Rp50 miliar. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat infrastruktur layanan masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.
Kegiatan diawali dengan kunjungan Wakil Gubernur ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dharma Ibu Ternate. Dalam kesempatan tersebut, Wagub secara simbolis menyerahkan satu unit mobil ambulans tipe Suzuki APV kepada pihak rumah sakit.
Bantuan ambulans ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas layanan kesehatan, khususnya dalam hal mobilitas pasien dan penanganan kondisi darurat. Mengingat pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan medis, kehadiran ambulans tambahan tentu menjadi nilai tambah yang signifikan bagi operasional rumah sakit.
Dalam sambutannya, Wagub Sarbin menekankan bahwa peran rumah sakit swasta sangat penting dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan di Maluku Utara. Ia menyebutkan bahwa keberadaan rumah sakit swasta dapat membantu mengurangi beban pelayanan di RSUD dr. Chasan Boesoirie Ternate, yang selama ini menjadi rujukan utama masyarakat.
“Kami berharap fasilitas ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh keluarga besar RSU Dharma Ibu, demi tata kelola layanan kesehatan yang lebih baik. Hidup sehat adalah cerminan dari rakyat yang sejahtera dan makmur,” ujar Wagub.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan sinergi dengan pihak swasta dan seluruh pemangku kepentingan.
Direktur RSU Dharma Ibu, dr. Sutomo Raharjo, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Ia menilai bantuan ambulans ini sangat membantu dalam menunjang layanan kesehatan, terutama dalam hal transportasi pasien.
Menurutnya, kebutuhan akan ambulans sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika harus menangani pasien dalam kondisi darurat atau melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan lain.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam meningkatkan mobilitas pasien dan pelayanan darurat. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ungkap dr. Sutomo.
Sebagai bentuk transparansi dan kemudahan akses, pihak RSU Dharma Ibu juga membuka layanan kontak darurat ambulans yang dapat dihubungi masyarakat melalui nomor 0821 9213 4977.
Usai menyerahkan bantuan di RSU Dharma Ibu, Wakil Gubernur melanjutkan agenda ke Masjid Baabul Jannah yang terletak di RT 07, Kelurahan Kasturyan, Kota Ternate. Di lokasi ini, Wagub menyerahkan bantuan berupa tiga unit tenda dan 150 unit kursi.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang menyasar 23 titik bantuan di 10 kabupaten/kota di seluruh wilayah Maluku Utara. Program ini bertujuan untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat, khususnya di lingkungan rumah ibadah.
Dalam sambutannya, Wagub berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan bersama.
“Saya berharap bantuan ini dirawat dengan baik dan digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Selain itu, Biro Kesra diharapkan terus menjalin komunikasi maksimal dengan lembaga swasta dan rumah ibadah lainnya, agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran dan merata,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan produktif.
Imam Masjid Baabul Jannah, Husen Ibrahim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam mendukung berbagai kegiatan di lingkungan masjid, baik yang bersifat keagamaan maupun sosial.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Ibu Gubernur dan Pak Wakil Gubernur selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah demi kemajuan masyarakat Maluku Utara,” ujarnya.
Ucapan tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut program pemerintah yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan mereka.
Sebagai informasi, anggaran Perubahan APBD melalui Biro Kesra tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp50 miliar tersebut tidak hanya dialokasikan untuk satu atau dua lokasi saja. Secara keseluruhan, anggaran tersebut digunakan untuk menyalurkan sebanyak 50 unit tenda dan 2.500 unit kursi ke berbagai desa dan kelurahan di Maluku Utara.
Distribusi bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pemerataan pembangunan, khususnya dalam sektor sosial dan keagamaan. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan masyarakat dapat lebih leluasa dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari pengajian, kegiatan sosial, hingga acara kemasyarakatan lainnya.
Langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan.
Bantuan ambulans menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap sektor kesehatan, sementara bantuan tenda dan kursi mencerminkan dukungan terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Dengan pendekatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, pemerintah berharap dapat menciptakan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan harmonis.
Penyerahan bantuan ambulans dan perlengkapan masjid oleh Wakil Gubernur Maluku Utara di Kota Ternate menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Ke depan, diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah, sehingga seluruh masyarakat Maluku Utara dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, cita-cita untuk mewujudkan Maluku Utara yang lebih maju dan sejahtera bukanlah hal yang mustahil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Malutprov.go.id