Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 23 MARET 2026 • 13:55 WIB

Lebaran di Weda Selatan, Bupati Halteng Serap Aspirasi Warga dan Bahas Isu Pertanian

Lebaran di Weda Selatan, Bupati Halteng Serap Aspirasi Warga dan Bahas Isu PertanianBupati Halteng temui warga Weda Selatan (Iwan Maulana Budiman)

MALUKU  – Momentum Idul Fitri dimanfaatkan Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat di Kecamatan Weda Selatan, Sabtu (21/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di sejumlah titik, mulai dari Wairoro Indah SP 2A, SP 3, hingga Desa Loleo, berjalan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran bupati bersama keluarga serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disambut antusias oleh warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ikram M. Sangadji menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, sekaligus membawa salam dari Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah. Ia menegaskan bahwa momen Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Selain bersilaturahmi, bupati juga mengajak warga untuk menjaga kesehatan serta mendoakan para pemimpin nasional agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas negara.

Tak hanya itu, ia turut menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah daerah, termasuk jadwal masuk kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditetapkan kembali aktif pada 30 Maret 2026. Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari Jumat tidak ada aktivitas perkantoran, meski pelayanan pemerintahan tetap berjalan.

Dalam upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, Bupati menegaskan komitmennya untuk lebih sering turun langsung ke desa-desa, khususnya pada akhir pekan. Langkah ini dinilai penting agar pemerintah dapat memahami kondisi riil yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Isu pertanian menjadi salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Bupati menyoroti potensi krisis air yang dapat berdampak pada lumbung pangan di wilayah Weda Selatan, terutama di kawasan Wairoro. Ia meminta instansi terkait segera berkoordinasi guna mencari solusi atas ketersediaan air, terlebih menghadapi ancaman musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem dapat mempengaruhi hasil pertanian, termasuk tanaman hortikultura yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Oleh karena itu, langkah antisipasi perlu segera dilakukan guna menjaga ketahanan pangan daerah.

Di sisi lain, bupati juga menyinggung dinamika global yang berpotensi berdampak pada sektor energi, khususnya harga bahan bakar minyak. Ia mengingatkan pentingnya langkah efisiensi, termasuk dalam penggunaan kendaraan dinas di lingkungan pemerintah daerah.

Sebagai bentuk penghematan, ia mendorong penggunaan kendaraan roda dua untuk aktivitas perkantoran, serta membatasi penggunaan mobil dinas saat kegiatan lapangan dilakukan secara bersama-sama.

Menutup kegiatan, Bupati kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan warga dapat terus terjalin untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Kegiatan silaturahmi ini pun menjadi bukti bahwa kehadiran pemimpin di tengah masyarakat tidak hanya mempererat hubungan emosional, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Haltengkab.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lebaran di Weda Selatan, Bupati Halteng Serap Aspirasi Warga dan Bahas Isu Pertanian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!