Gubernur Maluku Tinjau Pantai Hunimua Liang, Tegaskan Komitmen Penguatan Infrastruktur dan Pengelolaan Pariwisata
MALUKU - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melakukan peninjauan langsung ke destinasi wisata unggulan Pantai Hunimua atau yang lebih dikenal sebagai Pantai Liang, di Desa Liang. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.Si.
Peninjauan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendorong penguatan sektor pariwisata, khususnya pada destinasi unggulan yang menjadi kebanggaan daerah. Pantai Hunimua selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata Maluku dengan hamparan pasir putih dan panorama laut yang memikat.
Kehadiran Gubernur di lokasi wisata tersebut tidak hanya sebatas kunjungan seremonial, tetapi juga sebagai upaya memastikan pengelolaan destinasi berjalan optimal dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan pentingnya pengelolaan destinasi wisata yang terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, pariwisata bukan hanya tentang menarik wisatawan, tetapi juga bagaimana dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Baca juga: Daftar Rumah Sakit Bersalin di Maluku, Lengkap dengan Fasilitas dan BPJS
Pengelolaan yang baik dinilai mampu menciptakan efek ekonomi berantai, mulai dari peningkatan pendapatan pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pengelola fasilitas wisata. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pengembangan Pantai Hunimua.
Pantai Liang sendiri selama ini menjadi salah satu destinasi favorit, baik bagi wisatawan lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Keindahan alam yang masih alami menjadi daya tarik utama yang harus dijaga keberlanjutannya.
Selain menyoroti aspek pengelolaan, Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan Pantai Hunimua. Infrastruktur yang dimaksud mencakup fasilitas umum seperti area parkir, kamar mandi, tempat ibadah, hingga sarana penunjang lainnya yang menunjang kenyamanan pengunjung.
Menurutnya, destinasi wisata unggulan harus didukung dengan fasilitas yang memadai agar mampu bersaing dengan daerah lain. Kenyamanan dan keamanan wisatawan menjadi prioritas utama dalam pengembangan kawasan wisata.
Pembenahan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan di Maluku. Dengan demikian, dampak ekonomi yang dihasilkan juga akan semakin besar.
Salah satu isu penting yang turut menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah kondisi abrasi di kawasan pesisir Pantai Hunimua. Abrasi dinilai dapat mengancam kelestarian pantai jika tidak ditangani secara serius dan terencana.
Gubernur menekankan bahwa upaya penanganan abrasi harus menjadi bagian dari strategi besar pengelolaan destinasi. Langkah-langkah mitigasi diperlukan agar garis pantai tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan yang berdampak jangka panjang.
Penanganan abrasi bukan hanya soal menjaga keindahan pantai, tetapi juga bagian dari komitmen menjaga lingkungan dan keberlanjutan pariwisata. Dengan menjaga kelestarian alam, Pantai Liang diharapkan tetap aman dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Kunjungan Gubernur ke Pantai Hunimua juga mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, pelaku usaha, dan instansi terkait.
Baca juga: Ikan Asar dan Colo-colo, Kuliner Khas Maluku yang Tak Lekang oleh Waktu
Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, turut mendampingi dalam peninjauan tersebut sebagai bentuk koordinasi teknis di lapangan. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat realisasi program penguatan destinasi wisata.
Dengan pengelolaan yang terarah, peningkatan infrastruktur, serta perhatian terhadap isu lingkungan, Pantai Hunimua diharapkan semakin kokoh sebagai ikon wisata kebanggaan Maluku.
Pengembangan Pantai Liang juga menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi Maluku dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata. Sebagai daerah kepulauan dengan kekayaan alam yang melimpah, Maluku memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan di kawasan timur Indonesia.
Pantai Hunimua merupakan salah satu wajah pariwisata Maluku yang sudah dikenal luas. Oleh karena itu, pembenahan yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat citra Maluku sebagai daerah tujuan wisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Komitmen yang ditegaskan Gubernur dalam kunjungan ini menjadi sinyal positif bahwa pemerintah daerah serius dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi.
Dengan langkah nyata ini, diharapkan Pantai Hunimua tidak hanya tetap menjadi kebanggaan masyarakat Maluku, tetapi juga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dispar.malukuprov.go.id