Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 JUNI 2026 • 13:22 WIB

Investor Asing Jajaki Pengembangan Resort di Pulau Lelei, Pariwisata Maluku Utara Makin Dilirik

Investor Asing Jajaki Pengembangan Resort di Pulau Lelei, Pariwisata Maluku Utara Makin Dilirikinvestor asing lirik resort pulau lelei halmahera-selatan 

MALUKU - Sektor pariwisata Maluku Utara kembali mencuri perhatian investor mancanegara. Dua investor asing, masing-masing Mr. Mac dari Swedia dan Miss Merry dari Amerika Serikat, mengunjungi Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Senin (29/6), untuk menjajaki peluang investasi pengembangan resort di Pulau Lelei, Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya didampingi tim kuasa hukum dan menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara, Tahmid Wahab. Pertemuan membahas rencana pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang berada di Pulau Lelei, termasuk pengembangan kawasan di sekitar lokasi resort.

Tahmid Wahab menyambut positif ketertarikan investor asing terhadap potensi wisata di Pulau Lelei. Menurutnya, minat investasi dari luar negeri menjadi sinyal positif bagi pengembangan sektor pariwisata di Maluku Utara.

"Benar, Pemerintah Provinsi memiliki aset bangunan di Pulau Lelei. Kami menyambut baik kedatangan Bapak Mac, Ibu Merry, beserta timnya. Ini menjadi sinyal yang sangat baik bagi kemajuan pariwisata daerah. Kami mendukung rencana investasi ini," ujar Tahmid.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pariwisata Maluku Utara akan melakukan verifikasi terhadap aset dan kawasan yang direncanakan menjadi bagian dari pengembangan resort. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan batas wilayah pengelolaan serta kelengkapan administrasi sebelum kerja sama direalisasikan.

"Kami akan melakukan pengecekan kembali untuk memetakan area dan aset yang nantinya masuk dalam wilayah pengelolaan resort. Hal ini penting agar proses administrasi maupun kerja sama dapat berjalan dengan jelas, aman, dan saling menguntungkan," jelasnya.

Pulau Lelei dikenal memiliki potensi wisata bahari yang masih alami, dengan panorama pantai, terumbu karang, serta keindahan bawah laut yang menjadi daya tarik utama. Kehadiran investor dari Swedia dan Amerika Serikat diharapkan mampu mendorong pengembangan fasilitas wisata berstandar internasional sekaligus meningkatkan daya saing destinasi tersebut.

Selain memperkuat sektor pariwisata, rencana investasi ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya aktivitas usaha lokal, serta tumbuhnya sektor pendukung pariwisata di Kabupaten Halmahera Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dispar.malutprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Investor Asing Jajaki Pengembangan Resort di Pulau Lelei, Pariwisata Maluku Utara Makin Dilirik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!