Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 16:45 WIB

Gamalama Spices, Surga Kuliner Rempah di Tanah Legendaris Cengkeh Afo

Author

Cengkeh Afo and Gamalama Spices (Humas/Wonderful Ternate)

MALUKU - Di lereng megah Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara, berdiri sebuah destinasi yang memadukan wisata sejarah, edukasi, dan kuliner dalam satu pengalaman yang autentik. Cengkeh Afo and Gamalama Spices bukan sekadar tempat makan atau objek wisata biasa. Ia adalah ruang hidup yang menyimpan jejak kejayaan rempah Nusantara, sekaligus menjadi pengingat betapa pentingnya peran Maluku Utara dalam peta perdagangan dunia berabad-abad silam.

Di tempat inilah pengunjung dapat merasakan langsung atmosfer “Negeri Rempah” yang pernah menjadi incaran bangsa-bangsa Eropa. Aroma cengkeh yang khas, hamparan hijau perkebunan, serta panorama Gunung Gamalama yang menjulang gagah menghadirkan pengalaman yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkaya wawasan sejarah.

Nama Cengkeh Afo diambil dari pohon cengkih tertua di dunia yang pernah tumbuh di Ternate. Pohon legendaris ini diperkirakan berusia lebih dari 400 tahun dan menjadi simbol kejayaan Maluku Utara sebagai penghasil rempah-rempah berkualitas tinggi. Pada masa lalu, cengkeh dari Ternate menjadi komoditas bernilai emas yang diperebutkan oleh bangsa Portugis, Spanyol, hingga Belanda.

Meski pohon asli Cengkeh Afo telah mati pada tahun 2001, sisa-sisanya masih dirawat dan dijaga sebagai bagian dari warisan sejarah. Keberadaannya menjadi pengingat nyata bagaimana rempah-rempah kecil ini pernah mengubah arah sejarah dunia, memicu ekspedisi besar, bahkan memengaruhi peta politik global.

Kini, di bawah pengelolaan komunitas lokal, kawasan Cengkeh Afo berkembang menjadi objek wisata edukatif. Pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto atau menikmati pemandangan, tetapi juga diajak memahami perjalanan panjang perdagangan rempah. Melalui program seperti “Cengkeh Walk”, wisatawan diajak menyusuri perkebunan cengkeh sambil mendengarkan kisah sejarah langsung dari warga setempat.

Dalam tur ini, pengunjung dapat belajar tentang proses budidaya cengkeh, teknik panen tradisional, hingga cara pengeringan yang masih mempertahankan metode alami. Selain itu, praktik pertanian ramah lingkungan juga diperkenalkan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem lereng Gamalama.

Baca juga: Ikan Asar dan Colo-colo, Kuliner Khas Maluku yang Tak Lekang oleh Waktu

Sensasi berada di tengah kebun cengkeh dengan udara sejuk pegunungan dan aroma rempah yang menguar memberikan pengalaman multisensori yang sulit ditemukan di tempat lain. Keindahan alam dan nilai sejarah berpadu harmonis, menciptakan suasana yang tenang sekaligus sarat makna.

Tak lengkap rasanya membicarakan Cengkeh Afo tanpa menyinggung Gamalama Spices, inisiatif kuliner yang menjadi bagian dari destinasi ini. Di sinilah rempah-rempah Maluku Utara diolah menjadi hidangan tradisional yang autentik dan kaya rasa.

Konsep yang diusung adalah kuliner berbasis rempah lokal, dengan bahan baku yang sebagian besar berasal dari hasil pertanian masyarakat sekitar. Pendekatan ini tidak hanya menjamin kesegaran bahan, tetapi juga mendukung perekonomian warga setempat.

Beberapa menu favorit yang kerap diburu pengunjung antara lain Ikan Kerapu Bakar dengan Kenari. Ikan segar yang dipanggang dengan balutan bumbu rempah khas Ternate dipadukan dengan kenari, menghasilkan perpaduan rasa gurih dan aromatik yang menggoda.

Ada pula Tuna Asap Rempah, di mana potongan tuna diasapi perlahan menggunakan campuran cengkeh dan pala. Proses pengasapan tradisional ini menciptakan cita rasa yang kaya dan aroma yang kuat, menghadirkan pengalaman makan yang berbeda dari olahan tuna pada umumnya.

Untuk hidangan sayur, tersedia Sayur Lilin yang berbahan dasar sayuran lokal dengan kuah santan dan bumbu khas Maluku Utara. Rasanya lembut namun sarat rempah, mencerminkan kekayaan kuliner pesisir timur Indonesia.

Sebagai pelengkap, pengunjung dapat menikmati Sirup Pala dan Teh Rempah yang terbuat dari pala pilihan serta campuran rempah lainnya. Minuman ini memberikan sensasi hangat sekaligus menyegarkan, sangat cocok dinikmati di tengah udara sejuk lereng Gamalama.

Cengkeh Afo and Gamalama Spices tidak hanya menawarkan makan dan berwisata, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas yang memperkaya pengalaman pengunjung.

Tur Perkebunan Rempah menjadi salah satu aktivitas utama. Dalam tur ini, pengunjung diajak mengenal lebih dekat tanaman cengkeh dan pala, sekaligus memahami peran strategisnya dalam sejarah perdagangan global.

Selain itu, tersedia Workshop Pengolahan Rempah yang memberikan pelatihan singkat tentang cara mengolah rempah menjadi produk bernilai tambah seperti minyak atsiri, bubuk rempah, hingga olahan kuliner kreatif. Kegiatan ini membuka wawasan bahwa rempah bukan hanya bahan dapur, tetapi juga komoditas ekonomi yang memiliki potensi besar.

Ada pula pengalaman unik Kuliner dalam Bambu, di mana makanan dimasak menggunakan bambu sebagai wadah. Teknik tradisional ini masih dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya lokal, sekaligus memberikan cita rasa khas yang berbeda.

Banyak wisatawan yang memberikan ulasan positif setelah berkunjung ke Cengkeh Afo and Gamalama Spices. Mereka mengapresiasi konsep wisata berbasis edukasi dan pelestarian budaya yang diusung komunitas lokal.

Baca juga: Daftar Rumah Sakit Bersalin di Maluku, Lengkap dengan Fasilitas dan BPJS

Keramahan masyarakat setempat menjadi nilai tambah tersendiri. Pengunjung merasa tidak hanya datang sebagai wisatawan, tetapi juga sebagai tamu yang disambut hangat. Pengalaman mencicipi hidangan berbahan rempah langsung dari daerah asalnya juga disebut memberikan sensasi yang lebih autentik dibandingkan versi komersial yang sering ditemui di kota-kota besar.

Panorama Gunung Gamalama yang hijau dan menawan semakin memperkuat daya tarik destinasi ini. Perpaduan antara alam, sejarah, dan kuliner menjadikan tempat ini sebagai destinasi yang lengkap.

Cengkeh Afo and Gamalama Spices adalah bukti bahwa warisan sejarah dapat dikelola secara kreatif dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan edukasi, wisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal, destinasi ini tidak hanya menjaga memori kejayaan rempah Ternate, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Bagi para pencinta sejarah dan kuliner, tempat ini adalah surga tersembunyi yang menawarkan kesempatan untuk menyelami jejak kejayaan rempah Nusantara. Berkunjung ke sini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan perjalanan menelusuri akar sejarah yang pernah menghubungkan Maluku Utara dengan dunia.

Di tengah arus modernisasi, Cengkeh Afo and Gamalama Spices hadir sebagai pengingat bahwa rempah-rempah bukan hanya bagian dari masa lalu, melainkan identitas yang terus hidup dan layak untuk dirawat bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wonderful.ternatekota.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU