MALUKU-Untuk mencegah peredaran gelap narkoba sejak dini, Polda Maluku kembali melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba bagi pelajar SMA dalam rangkaian Operasi Anti Narkotik Salawaku 2025 di Kota Ambon.
Hari ini, Jumat, 8 Agustus 2025, Satgas Operasi Anti Narkotik Salawaku 20205 memberikan sosialisasi kepada para pelajar di SMA Negeri 7 Ambon tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada para siswa siswi SMA Negeri 7 di Hative Besar, Kota Ambon, ini penting dilaksanakan untuk menyelamatkan generasi bangsa.
Baca juga: Wow ! Pendaftar Prajurit TNI AL di Ambon Capai 1.487 Orang, Seleksi Dijamin Bebas Praktik KKN
Kepala SMA Negeri 7 Ambon, William Rumangun menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Polda Maluku yang telah melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan terkait bahaya narkoba.
Kepada para siswa, William menyampaikan tujuan pembinaan dan penyuluhan narkoba dari Polda Maluku untuk meningkatkan kesadaran tentang dua masalah serius.
Dua masalah serius yang mengancam kesehatan dan keamanan bersama, khususnya para generasi muda di daerah yaitu pertama mengenai minuman keras, dan kedua penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
"Kedua masalah ini bukanlah masalah yang dianggap remeh, masalah ini membutuhkan perhatian yang sangat serius dari kita semua terkhususnya Siswa - siswi SMA Negeri 7 Ambon," tegasnya.
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga merusak struktur sosial dan ekonomi masyarakat.
"Kita harus bersama-sama memerangi peredaran narkoba di lingkungan kita dan memberikan perlindungan kepada generasi muda dari bahaya barang haram ini," jelasnya.
Baca juga: Masyarakat Sipil: Setop Kriminalisasi Pejuang Tanah Adat Negeri Haya Maluku Tengah
Menurutnya, sosialisasi P4GN sangat penting bagi para pelajar.
"Saya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Maluku yang telah memberikan pembinaan dan penyuluhan, ini merupakan salah satu penyemangat untuk kami para pendidik karena kami merasa mendapat dukungan untuk mendidik dan membimbing anak-anak agar menjadi lebih baik. Semoga keluarga besar Polda Maluku semakin baik," pungkasnya.
Sementara itu, Kasatgas Preemtif Operasi Anti Narkotik Salawaku 2025, Ipda Richard Lesiputty, mengungkapkan tujuan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan pendidikan adalah untuk memberikan pemahaman dasar kepada siswa agar tidak tergoda mencoba atau menggunakan narkoba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keterangan Pers