Wagub Malut lepas ratusan jemaah calon haji (Adpim/Malut)
MALUKU – Sebanyak 764 jemaah calon haji asal Provinsi Maluku Utara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Asrama Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama, Selasa (28/4/2026). Pelepasan ini menjadi momen haru sekaligus penuh harapan bagi para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang telah mendapatkan kesempatan berharga untuk berangkat ke Tanah Suci. Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan kebersamaan antarjemaah.
“Setiap tahun kebijakan pemerintah terkait kuota haji selalu mengalami perubahan. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menjamin kenyamanan, perlindungan, serta keselamatan seluruh jemaah selama menjalankan ibadah,” ujar Sarbin.
Menurutnya, meskipun terdapat dinamika dalam kebijakan kuota, hal tersebut harus dipahami sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh umat Islam yang ingin menunaikan ibadah haji. Ia pun berharap para jemaah dapat menyikapi hal ini dengan bijak dan penuh rasa syukur.
Lebih lanjut, Sarbin mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. Ia meminta seluruh jemaah untuk disiplin mengikuti anjuran medis dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Jaga kesehatan, ikuti petunjuk dokter, karena ibadah haji membutuhkan fisik yang kuat. Selain itu, jaga juga ihram dengan baik, karena jika tidak dijaga, maka ibadah bisa terganggu,” pesannya.
Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan antarjemaah. Menurutnya, sikap saling mendengar, menghargai, dan membantu satu sama lain akan sangat menentukan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya berharap kebersamaan dan kekompakan terus dijaga, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air,” tambahnya.
Kepada para petugas haji, baik dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) maupun petugas kloter, Wakil Gubernur berpesan agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi. Ia menegaskan bahwa pelayanan maksimal kepada jemaah adalah prioritas utama.
“Layani para jemaah dengan sepenuh hati dan jiwa. Pastikan mereka mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahib, dalam laporannya menyampaikan bahwa total 764 jemaah calon haji terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 13 dan kloter 15.
“Kloter 13 berjumlah 380 orang, sementara kloter 15 sebanyak 377 orang,” jelasnya.
Ia juga merinci jumlah jemaah berdasarkan kabupaten/kota, di mana Kota Ternate menjadi penyumbang terbanyak dengan 568 orang, disusul Kota Tidore Kepulauan sebanyak 114 orang. Sementara daerah lainnya antara lain Halmahera Barat 19 orang, Halmahera Tengah 12 orang, Halmahera Utara 17 orang, Halmahera Timur 9 orang, Halmahera Selatan 2 orang, Kepulauan Sula 16 orang, Pulau Morotai 6 orang, dan Pulau Taliabu 1 orang.
Untuk jadwal keberangkatan, jemaah akan diberangkatkan menuju Embarkasi Makassar mulai 29 April 2026. Kloter 13 dijadwalkan berangkat dalam dua penerbangan, masing-masing pukul 08.00 WIT dan 13.25 WIT. Sementara kloter 15 akan diberangkatkan pada 30 April 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Malutprov.go.id