Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 03 MEI 2026 • 16:08 WIB

Senyum Pendidikan Malut, Ratusan Komputer dan Tabungan Diserahkan di Momentum Hardiknas 2026

Senyum Pendidikan Malut, Ratusan Komputer dan Tabungan Diserahkan di Momentum Hardiknas 2026Dukungan nyata pendidikan Maluku Utara maju (Humas/Adpim)

MALUKU — Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (2/5).

Dalam balutan pakaian adat, Wakil Gubernur tampil khidmat memimpin jalannya upacara. Pada kesempatan tersebut, ia membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai sarana memanusiakan manusia.

“Pendidikan harus kembali pada esensinya, yakni memanusiakan manusia melalui proses yang berlandaskan ilmu dan kasih sayang,” ujarnya.

Tahun ini, peringatan Hardiknas mengusung tema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tema ini menjadi ajakan reflektif untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Mengacu pada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan memiliki posisi strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk karakter dan peradaban yang bermartabat.

Sebagai bentuk nyata komitmen pembangunan sumber daya manusia, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur menyerahkan 412 unit komputer kepada 43 sekolah. Selain itu, diberikan pula tabungan pendidikan masing-masing sebesar Rp10 juta dan Rp2,5 juta kepada siswa berprestasi.

Dua siswa yang meraih prestasi pada ajang Trengganu International Science Fair 2026 menerima tabungan pendidikan sebesar Rp10 juta, yakni Wibi Hamidah dan Sitti Namira Said dari SMAN 2 Halmahera Timur.

Sementara itu, bantuan tabungan pendidikan Rp2,5 juta diberikan kepada Juan Sebastian Feron Susu dari SMA Negeri 6 Halmahera Utara, serta Rionaldi Mamondol dan Riandi Dopopo dari SMANKOR Maluku Utara.

Program ini sejalan dengan visi nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai prioritas utama. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kebijakan pembelajaran mendalam (deep learning) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Di bawah kepemimpinan Sherly Tjoanda, sektor pendidikan di Maluku Utara terus mengalami pembenahan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah daerah mempercepat perbaikan data serta pengawalan pembangunan infrastruktur pendidikan.

Sebanyak 68 sekolah telah direvitalisasi menggunakan anggaran APBD sebesar Rp53 miliar. Sementara itu, 75 sekolah lainnya mendapatkan dukungan melalui APBN tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp92 miliar.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan wajah baru pendidikan di Maluku Utara yang lebih maju, merata, dan berkualitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Malutprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Senyum Pendidikan Malut, Ratusan Komputer dan Tabungan Diserahkan di Momentum Hardiknas 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!