MALUKU – Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang inklusif dan berkualitas. Hal itu ditandai dengan dibukanya Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kota dan Kecamatan se-Kota Ternate Tahun 1447 H/2026 M oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM.
Kegiatan yang diinisiasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, serta digelar di Aula Raudhah Asrama Haji Transit Ngade, Senin (2/2/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate H. Syarif Ibrahim Umar, Lc., M.Si., Wakil Ketua I Baznas Kota Ternate H. Mu’min Arif, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Ternate M. Ichsan.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan manasik haji. Menurutnya, bimbingan manasik merupakan tahapan krusial dalam membekali calon jemaah agar memahami tata cara ibadah haji secara menyeluruh dan sesuai syariat Islam.
Ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai bagian dari sistem manajemen haji yang terintegrasi.
Melalui manasik haji terpadu ini, Sekda berharap seluruh calon jemaah memperoleh pemahaman yang seragam, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji secara tertib, mandiri, dan penuh kesadaran spiritual.
Rizal Marsaoly juga menilai pelaksanaan manasik haji kali ini memiliki makna tersendiri karena berlangsung menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Momentum tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembenahan diri dan penguatan niat dalam meningkatkan kualitas ibadah.
Ia mengajak seluruh calon jemaah menjadikan manasik haji bukan sekadar persiapan teknis, tetapi juga latihan keikhlasan, kesabaran, serta kepedulian sosial sebagai bekal menuju haji yang mabrur.
Sekda pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh serta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Menurutnya, pemahaman manasik yang baik akan membantu jemaah menjalankan ibadah haji dengan niat tulus semata-mata mencari ridha Allah SWT.
“Dengan kesiapan lahir dan batin serta bekal ilmu yang cukup, semoga seluruh calon jemaah haji Kota Ternate dapat menunaikan ibadah haji dengan optimal dan kembali sebagai pribadi yang membawa keteladanan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ternatekota.go.id