Respons Cepat Krisis Air, Bupati Ikram Tinjau Irigasi Wairoro: Target 200 Hektar Sawah Produktif
MALUKU – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menunjukkan langkah cepat dalam menangani krisis air yang berdampak pada sektor pertanian akibat fenomena El Nino. Usai meresmikan Pondok Pesantren Al-Fatah Sunan Ampel, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, didampingi Kepala Dinas Pertanian Lutfi Tutupuho, langsung meninjau kondisi jaringan irigasi di lahan pertanian Desa Wairoro, Kecamatan Weda Selatan, Senin (04/05/2026).
Peninjauan ini merupakan tindak lanjut atas laporan Dinas Pertanian bersama tim teknis terkait kondisi kekeringan yang sempat menghambat aktivitas pertanian masyarakat. Dampak El Nino menyebabkan berkurangnya pasokan air, sehingga sejumlah lahan sawah tidak dapat digarap secara optimal.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian segera mengambil langkah strategis dengan membangun bendungan di bagian hilir menuju Desa Wairoro Indah. Infrastruktur ini dirancang untuk menjaga ketersediaan air dan memastikan distribusi air dapat menjangkau areal persawahan secara berkelanjutan.
“Pada musim kemarau, arahan Bupati sangat jelas, harus segera dicarikan solusi agar petani tetap mendapatkan pasokan air. Karena itu, kami membangun bendungan di hilir untuk mengalirkan air ke areal persawahan,” ujar Kepala Dinas Pertanian.
Langkah cepat tersebut mulai membuahkan hasil. Dalam beberapa hari terakhir, distribusi air ke lahan pertanian kembali normal. Para petani pun mulai kembali turun ke sawah setelah sebelumnya terdampak kekeringan yang cukup signifikan.
“Saat ini air sudah lancar. Dalam satu hingga dua hari terakhir, petani mulai mengolah lahan. Tahun ini ditargetkan luas tanam mencapai 100 hektar per musim, dengan dua kali musim tanam, sehingga totalnya bisa mencapai 200 hektar dalam setahun,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur pendukung. Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Haltengkab.go.id