Gubernur Maluku Ajak Lulusan UIN AM Sangadji Jadi Generasi Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045
MALUKU – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak para lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji (AM Sangadji) Ambon untuk menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan II Periode I Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium UIN AM Sangadji Ambon, Kamis (9/7/2026).
Pada kesempatan itu, Hendrik Lewerissa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar akademik bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
"Selamat kepada seluruh lulusan yang hari ini resmi menyandang gelar sarjana maupun magister. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan membawa perubahan positif bagi Maluku," ujarnya.
Integrasi Keislaman, IPTEK, dan Budaya
Prosesi wisuda tahun ini mengusung tema "Integrasi Keislaman, IPTEK, dan Kebudayaan di Era Digital Society 5.0 dalam Membentuk Generasi yang Cerdas, Berbudi, dan Berdampak."
Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan zaman yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital. Menurut Gubernur, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan nilai-nilai moral agar mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, etika, dan kepedulian sosial.
Tiga Bekal Menghadapi Era Society 5.0
Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa menyampaikan tiga pesan penting yang perlu menjadi pegangan para lulusan saat memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Pertama, mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang sangat cepat harus dimanfaatkan secara bijaksana serta tetap berpijak pada nilai moral dan etika.
Kedua, menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai identitas masyarakat Maluku. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, generasi muda diharapkan tetap bangga terhadap budaya daerah.
Ketiga, menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
"Buktikan kepada masyarakat bahwa kehadiran Saudara memberikan manfaat nyata. Jadilah solusi bagi berbagai persoalan yang ada, bukan justru menjadi bagian dari masalah," pesan Gubernur kepada para lulusan.
Apresiasi untuk Civitas Akademika
Selain memberikan motivasi kepada para wisudawan, Gubernur juga mengapresiasi seluruh civitas akademika UIN AM Sangadji Ambon yang terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Maluku.
Ia menilai kampus tersebut memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten sekaligus berkarakter.
Menurutnya, perguruan tinggi bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, serta nilai-nilai kebangsaan yang akan dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Sebanyak 355 Mahasiswa Diwisuda
Pada wisuda Angkatan II Periode I Tahun 2026, sebanyak 355 lulusan resmi dikukuhkan.
Jumlah tersebut terdiri atas:
18 lulusan Program Magister (S2)
337 lulusan Program Sarjana (S1)
Adapun lulusan Program Sarjana berasal dari berbagai fakultas, yakni:
Fakultas Syariah sebanyak 28 orang.
Fakultas Ushuluddin dan Dakwah sebanyak 24 orang.
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebanyak 173 orang.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 104 orang.
Fakultas Komunikasi, Sains, dan Informatika sebanyak 8 orang.
Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan di berbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi, pemerintahan, maupun sektor lainnya.
Siapkan SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Menurut Hendrik Lewerissa, pembangunan Maluku tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.
Karena itu, para lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ia optimistis generasi muda Maluku mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional apabila terus mengembangkan kemampuan serta menjunjung tinggi integritas.
Gubernur juga berharap para lulusan dapat menjadi motor penggerak pembangunan di daerah masing-masing melalui karya, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Teruslah belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik untuk daerah. Masa depan Maluku berada di tangan generasi muda yang memiliki ilmu, karakter, dan semangat membangun," katanya.
Dihadiri Sejumlah Tokoh
Prosesi wisuda turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Anggota DPR RI Alimudin Kolatlena, Rektor UIN AM Sangadji Ambon Prof. Dr. Abidin Wakano, M.Ag., unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, Rektor IAKN Ambon Dr. Elka Anakotta, para tokoh agama, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.
Momentum wisuda ini menjadi penanda lahirnya ratusan lulusan baru yang diharapkan mampu menjadi generasi unggul, berkarakter, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan Maluku yang maju, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mediacenter.malukuprov.go.id