MALUKU - Maluku Utara tak hanya dikenal sebagai negeri rempah yang kaya sejarah, tetapi juga sebagai surga oleh-oleh khas yang unik dan autentik. Dari hasil laut segar yang diolah secara tradisional hingga produk rempah bernilai tinggi, setiap daerah di Maluku Utara punya ciri khas yang layak dibawa pulang.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Morotai, Taliabu, atau Ternate, ada banyak pilihan oleh-oleh yang tidak hanya lezat, tetapi juga sebagai identitas budaya dan kearifan lokal masyarakatnya. Rekomendasi oleh-oleh khas Maluku Utara yang wajib masuk daftar belanja kamu.
Oleh-oleh khas Maluku Utara umumnya berbasis hasil laut dan rempah-rempah. Letak geografisnya yang dikelilingi laut membuat masyarakatnya piawai mengolah ikan dan rumput laut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Sementara itu, sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah dunia melahirkan berbagai produk turunan cengkih dan pala yang tetap eksis hingga kini.
Ciri khas lainnya adalah proses produksi yang masih mempertahankan cara tradisional, tanpa banyak bahan pengawet, serta memanfaatkan bahan baku lokal berkualitas. Hal inilah yang membuat oleh-oleh dari Maluku Utara terasa lebih autentik dan alami.
Makanan Khas yang Wajib Dibeli
Ikan Kering dan Ikan Asin Desa Wisata Galo-Galo, Morota
Ikan Kering dan Ikan Asin Desa Wisata Galo-Galo (Humas)
Jika kamu berkunjung ke Kabupaten Pulau Morotai, sempatkan mampir ke Desa Wisata Galo-Galo. Di sini, ikan kering dan ikan asin menjadi oleh-oleh andalan. Proses pembuatannya cukup unik. Ikan segar dibersihkan sisiknya, dicuci hingga bersih, lalu diberi garam secukupnya.
Setelah itu, ikan dijemur menggunakan lapisan daun dan alat khas milik masyarakat Desa Galo-Galo. Cara tradisional ini membuat rasa ikan asin tetap gurih tanpa kehilangan cita rasa aslinya. Menariknya, kualitas ikan asin Galo-Galo pernah menarik perhatian reporter TV nasional di Indonesia.
Hal ini membuktikan bahwa produk lokal Morotai mampu bersaing dan punya daya tarik tersendiri. Bisa bertahan hingga beberapa minggu jika disimpan di tempat kering atau kulkas. Sangat cocok untuk keluarga yang suka masakan rumahan seperti sambal ikan asin atau tumisan sayur.
Kerupuk Rumput Laut Desa Wisata Lohobuba Bahari, Pulau Taliabu
Kerupuk Rumput Laut Desa Wisata Lohobuba Bahar (Humas)
Beralih ke Kabupaten Pulau Taliabu, tepatnya di Desa Wisata Lohobuba Bahari, ada kerupuk rumput laut yang tak kalah populer. Kerupuk ini memiliki cita rasa gurih dengan sentuhan khas rumput laut yang unik. Teksturnya renyah dan aromanya ringan. Saat digoreng, kerupuk mengembang sempurna dan menghasilkan rasa berbeda dibanding kerupuk biasa.
Karena berbahan dasar rumput laut, camilan ini juga dikenal lebih kaya serat. Kerupuk rumput laut sangat cocok dijadikan camilan atau pelengkap makan bersama keluarga. Bisa bertahan 1-3 bulan dalam kemasan tertutup rapat. Cocok untuk oleh-oleh rekan kerja atau camilan saat kumpul keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Malut.jadesta.com