Kalender Event Kota Ambon 2026 (mangentemaluku)
MALUKU - Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) resmi merilis Calendar of Event Kota Ambon 2026. Kalender ini memuat berbagai agenda wisata, budaya, musik, hingga kegiatan ekonomi kreatif yang akan digelar sepanjang tahun di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.
Total terdapat 17 event utama yang dijadwalkan berlangsung selama 2026. Agenda ini menjadi bagian dari strategi pemerintah kota untuk memperkuat posisi Ambon sebagai kota musik dunia, sekaligus mendorong sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Dengan adanya kalender event ini, wisatawan maupun masyarakat lokal dapat lebih mudah merencanakan kunjungan dan partisipasi dalam berbagai kegiatan menarik yang digelar sepanjang tahun.
Daftar Event Ambon Januari-Maret 2026
- Gala Beat Fest - Sound of Amboina (SOA). Kegiatan Gala Beat Fest yang digelar pada 31 Januari 2026 di kawasan bawah JMP, Desa Galala, Ambon, menjadi pembuka rangkaian kalender event Kota Ambon tahun 2026. Festival ini menghadirkan pertunjukan musik yang menampilkan kekayaan musikalitas masyarakat Ambon yang dikenal sebagai City of Music. Dalam pelaksanaannya, Gala Beat Fest melibatkan berbagai komunitas musik lokal serta para musisi muda yang menampilkan beragam genre musik. Kehadiran festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelaku musik untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat identitas Ambon sebagai kota musik dunia.
- Festival Imlek. Kegiatan Festival Imlek yang diselenggarakan di kawasan Pattimura Park menjadi salah satu perayaan budaya yang menampilkan keberagaman masyarakat di Kota Ambon. Kegiatan ini biasanya diisi dengan berbagai pertunjukan seni budaya, sajian kuliner khas, serta beragam atraksi tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Tionghoa. Selain menjadi momentum perayaan tahun baru Imlek, festival ini juga menjadi ruang pertemuan budaya yang mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai toleransi dan harmoni di tengah masyarakat Ambon yang majemuk.
- Hari Raja. Peringatan Hari Raja yang dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Negeri Rutong merupakan salah satu tradisi adat yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Maluku. Kegiatan ini biasanya diisi dengan berbagai prosesi adat, penampilan tarian tradisional, serta ritual budaya yang sarat dengan nilai sejarah dan makna simbolik bagi masyarakat setempat. Perayaan Hari Raja tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap pemimpin adat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya, menjaga tradisi leluhur, serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
- Festival Ramadhan. Festival ini digelar menjelang bulan suci Ramadhan dan biasanya menghadirkan berbagai kegiatan seperti bazar kuliner, lomba religi, hingga pertunjukan seni Islami.
Festival Budaya dan Tradisi Unggulan 2026
Ambon dikenal sebagai daerah yang kaya dengan tradisi dan budaya lokal. Beberapa event budaya dalam kalender 2026 di antaranya:
- Kegiatan Sound of Amboina - Baguala yang akan digelar pada 17 April 2026 di Ambon City Center (ACC) merupakan salah satu agenda dalam rangkaian promosi musik Ambon sebagai kota musik. Event ini menghadirkan berbagai penampilan dari musisi lokal yang menampilkan kekayaan musikalitas khas Maluku kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, para pelaku musik diberikan ruang untuk mengekspresikan karya sekaligus memperkenalkan identitas musik Ambon yang beragam, sehingga dapat semakin memperkuat citra Ambon sebagai kota dengan tradisi musik yang kuat dan berpengaruh.
- Sound of Amboina - Teluk Ambon (Dar Kintal). Kegiatan Sound of Amboina - Teluk Ambon (Dar Kintal) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026 di Pantai Souhuru, Hative Besar, merupakan festival yang memadukan pesona alam Teluk Ambon dengan pertunjukan musik serta budaya lokal. Event ini menghadirkan berbagai penampilan musisi dan seniman daerah yang menampilkan kekayaan seni budaya Maluku di tengah keindahan panorama pesisir. Melalui kegiatan ini, masyarakat dan pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan musik, tetapi juga merasakan suasana alam Teluk Ambon yang menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Ambon.
- Sound of Amboina - Leitimur Selatan. Kegiatan Sound of Amboina - Leitimur Selatan yang akan dilaksanakan pada 21 Agustus 2026 di Negeri Rutong menghadirkan perpaduan antara musik, budaya, serta tradisi masyarakat di wilayah Leitimur Selatan. Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan seni dari para musisi dan pelaku budaya lokal yang merepresentasikan kekayaan tradisi masyarakat setempat. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan serta melestarikan nilai-nilai budaya daerah, sekaligus memperkuat identitas Ambon sebagai kota dengan tradisi musik dan budaya yang kuat.
Konser Musik dan Hiburan Rakyat
Sebagai kota yang dikenal dengan julukan Ambon City of Music, kalender event 2026 juga dipenuhi berbagai konser musik.
- Konser Glenn Fredly (Kembali ke Timur). Konser “Kembali ke Timur” menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan oleh para pecinta musik. Konser ini merupakan bentuk penghormatan terhadap karya dan perjalanan musik Glenn Fredly, musisi legendaris asal Ambon yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan musik di Indonesia. Melalui konser ini, berbagai lagu populer Glenn Fredly akan kembali dipersembahkan kepada publik sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan musikalnya yang masih dicintai hingga kini. Selain menjadi ajang nostalgia bagi para penggemar, konser ini juga menjadi momentum untuk mengenang dedikasi Glenn Fredly dalam mengangkat identitas musik dari wilayah timur Indonesia ke panggung nasional.
- Ambon Youth Creative Yard. Kegiatan Ambon Youth Creative Yard yang diselenggarakan di Pattimura Park menjadi ruang bagi generasi muda Ambon untuk menyalurkan serta menampilkan kreativitas mereka di berbagai bidang, seperti seni, musik, dan ekonomi kreatif. Melalui event ini, para pemuda diberikan kesempatan untuk memperkenalkan karya, ide, serta inovasi yang dimiliki kepada masyarakat luas. Selain menjadi ajang ekspresi kreatif, kegiatan ini juga bertujuan mendorong tumbuhnya semangat kolaborasi, kreativitas, dan kewirausahaan di kalangan generasi muda Kota Ambon.
Event Pariwisata Andalan Kota Ambon
Selain festival budaya dan musik, terdapat juga sejumlah event yang menjadi agenda wisata unggulan.
- HUT Kota Ambon ke-451. Perayaan Hari Ulang Tahun Kota Ambon ke-451 yang jatuh pada 7 September 2026 dan dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon menjadi salah satu momen penting bagi masyarakat Kota Ambon. Peringatan hari jadi kota ini biasanya diramaikan dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti pawai budaya, pertunjukan seni, hingga festival kuliner yang menampilkan kekayaan tradisi serta keragaman budaya masyarakat. Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, perayaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, kebanggaan daerah, serta mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Kota Ambon.
- Kegiatan Amboina International Music Festival yang akan digelar pada 30-31 Oktober 2026 di Lapangan Merdeka Ambon merupakan festival musik berskala internasional yang menghadirkan musisi dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari mancanegara. Event ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pariwisata Kota Ambon sekaligus memperkuat citra Ambon sebagai kota dengan tradisi musik yang kuat. Melalui festival ini, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati beragam penampilan musik dengan berbagai genre, sekaligus menyaksikan kolaborasi para musisi dalam satu panggung yang menampilkan kekayaan musikalitas dari berbagai budaya.
- Kegiatan Sound of Amboina Festival yang akan digelar pada 20 November 2026 di Pattimura Park menjadi salah satu event musik yang melibatkan berbagai komunitas serta musisi lokal di Kota Ambon. Festival ini menghadirkan beragam penampilan musik yang menampilkan kreativitas dan kekayaan musikalitas para pelaku seni daerah. Selain menjadi ruang ekspresi bagi komunitas musik, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat ekosistem musik lokal serta semakin menegaskan identitas Ambon sebagai kota yang memiliki tradisi dan budaya musik yang kuat.
- Kegiatan Sound of Amboina - Nusaniwe yang diselenggarakan di Pantai Amahusu menjadi penutup dari rangkaian festival Sound of Amboina yang digelar di berbagai wilayah Kota Ambon sepanjang tahun. Event ini menghadirkan pertunjukan musik dari para musisi lokal yang menampilkan kekayaan musikalitas khas Ambon di tengah keindahan kawasan pesisir. Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk merayakan keberagaman musik serta memperkuat identitas Ambon sebagai kota yang dikenal dengan tradisi musiknya.
Event Desember 2026
Menjelang akhir tahun, sejumlah kegiatan budaya dan tradisi juga akan digelar.
- Kegiatan Santa Claus Festival yang diselenggarakan pada 1 Desember di Pattimura Park menghadirkan suasana perayaan Natal yang meriah dan penuh kegembiraan bagi masyarakat. Festival ini biasanya diramaikan dengan berbagai kegiatan hiburan keluarga, seperti pertunjukan musik, atraksi seni, permainan anak, serta beragam aktivitas yang menghadirkan nuansa Natal yang hangat. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menghadirkan semangat sukacita menjelang perayaan Natal di Kota Ambon.
- Tradisi Cuci Negeri Soya yang dilaksanakan pada 11 Desember di Negeri Soya merupakan salah satu ritual adat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Maluku. Kegiatan ini memiliki makna simbolis sebagai upaya membersihkan negeri dari hal-hal buruk sekaligus memperbaharui kehidupan sosial masyarakat. Dalam pelaksanaannya, tradisi Cuci Negeri biasanya diisi dengan berbagai prosesi adat, doa bersama, serta kegiatan kebersamaan yang melibatkan seluruh warga. Selain menjaga kelestarian adat dan budaya, tradisi ini juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Negeri Soya.
- Tradisi Mangente Rutong yang dilaksanakan pada 21 Desember di Negeri Rutong merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Maluku yang masih terus dilestarikan. Kegiatan ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh sepanjang tahun. Dalam pelaksanaannya, tradisi Mangente biasanya diisi dengan berbagai kegiatan adat, kebersamaan warga, serta berbagai bentuk ungkapan syukur yang mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal. Selain itu, tradisi ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan antarwarga di Negeri Rutong.
- Kegiatan Cuci Negeri Rutong yang dilaksanakan pada 28 Desember di Negeri Rutong menjadi penutup rangkaian kalender event Kota Ambon tahun 2026. Tradisi adat ini memiliki makna simbolis sebagai upaya membersihkan negeri sekaligus memperbaharui semangat kebersamaan masyarakat menjelang pergantian tahun. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini biasanya diisi dengan berbagai prosesi adat, doa bersama, serta partisipasi aktif seluruh warga. Selain menjaga kelestarian tradisi leluhur, Cuci Negeri juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.
Dampak Event 2026 bagi Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Kalender event Ambon 2026 tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga memiliki dampak besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Setiap event biasanya melibatkan pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta sektor pariwisata seperti hotel, restoran, dan transportasi. Dengan adanya rangkaian event sepanjang tahun, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Ambon akan meningkat sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi budaya Maluku kepada dunia internasional. Pemerintah Kota Ambon berharap kalender event ini dapat memperkuat identitas kota sebagai pusat musik dan budaya di kawasan timur Indonesia.