Selasa, 27 JANUARI 2026 • 18:09 WIB

Gunung Api Banda, Pulau Vulkanik Eksotis di Maluku yang Bikin Kamu Terpukau

Author

Gunung Api Banda, Pulau Vulkanik Eksotis di Maluku (Fidmas)

MALUKU - Provinsi Maluku dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan alam dan sejarah yang luar biasa. Di antara gugusan pulau yang membentuk Kepulauan Banda, terdapat sebuah pulau unik yang seluruh wilayahnya berupa gunung berapi, yakni Pulau Gunung Api Banda. Pulau ini menjulang gagah di tengah Laut Banda dengan ketinggian sekitar 656 meter di atas permukaan laut, menjadi pemandangan ikonik yang selalu memikat wisatawan maupun peneliti.

Secara administratif, Pulau Gunung Api Banda termasuk ke dalam Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Letaknya yang strategis di tengah Laut Banda membuatnya mudah terlihat dari berbagai sudut Banda Neira, pusat aktivitas masyarakat Banda. Pulau ini bukan hanya menjadi latar panorama yang indah, tetapi juga menyimpan potensi wisata alam dan penelitian yang sangat besar.

Baca juga: Makam Rat Ohoivuur: Tradisi Ziarah dan Jejak Sejarah di Letvuan Paradise, Maluku Tenggara

Gunung Api Banda memiliki bentuk kerucut yang khas, dengan lereng yang menurun langsung ke laut. Kondisi geografis ini menjadikan pulau tersebut unik dibandingkan pulau lain di sekitarnya. Meski seluruh wilayahnya berupa gunung berapi, pulau ini tetap menjadi daya tarik wisata karena keindahan alam dan kekayaan ekosistem yang dimilikinya.

Sejak tahun 1992, kawasan Banda Neira, termasuk Pulau Gunung Api Banda, ditetapkan sebagai taman wisata alam. Penetapan ini dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 1135/Kpts-II/1992 tanggal 28 Desember 1992. Luas kawasan yang ditetapkan mencapai 734,46 hektare, mencakup wilayah daratan dan perairan sekitar pulau.

Tujuan penetapan ini adalah untuk melindungi keanekaragaman hayati yang ada di Kepulauan Banda, sekaligus menjadikannya destinasi wisata alam yang berkelanjutan. Dengan status taman wisata alam, Pulau Gunung Api Banda diharapkan dapat terus terjaga kelestariannya, baik dari segi flora, fauna, maupun ekosistem laut di sekitarnya.

Salah satu daya tarik utama Pulau Gunung Api Banda adalah keberadaan 23 jenis burung endemik yang hanya ditemukan di Kepulauan Banda. Tingkat keendemikan satwa di wilayah ini tergolong tinggi, menjadikannya surga bagi para peneliti dan pecinta burung.

Baca juga: Ipda Buchari Anggota Polres Buru Selatan Raih Juara 1 Lombar Fotografi Polri

Burung-burung endemik tersebut hidup di hutan-hutan yang tumbuh di lereng gunung, menciptakan ekosistem unik yang jarang ditemukan di tempat lain. Keberadaan satwa endemik ini menambah nilai penting Pulau Gunung Api Banda, bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai kawasan konservasi yang harus dijaga.

Selain burung, ekosistem laut di sekitar pulau juga kaya akan biota. Terumbu karang yang masih terjaga menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan tropis, menjadikan kawasan ini ideal untuk aktivitas snorkeling dan diving.

Pulau Gunung Api Banda menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Wisatawan dapat menikmati panorama gunung berapi yang langsung berpadu dengan laut biru. Dari Banda Neira, pemandangan Gunung Api Banda terlihat sangat menawan, terutama saat matahari terbit atau terbenam.

Bagi pecinta petualangan, mendaki Gunung Api Banda adalah aktivitas yang menantang sekaligus memuaskan. Meski jalur pendakian cukup terjal, pemandangan dari puncak gunung sangat spektakuler. Wisatawan bisa melihat seluruh gugusan Kepulauan Banda dari ketinggian, dengan laut biru yang membentang luas di sekelilingnya.

Baca juga: Sambut Ramadhan Penuh Semarak di Kampung Werinama Maluku, Lomba Jadi Perekat Warga

Selain mendaki, wisatawan juga bisa menikmati keindahan bawah laut di sekitar pulau. Snorkeling dan diving menjadi aktivitas favorit, karena terumbu karang di kawasan ini masih terjaga dengan baik. Keindahan bawah laut Pulau Gunung Api Banda bahkan disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Maluku.

Kepulauan Banda memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah dunia. Pulau Gunung Api Banda, meski lebih dikenal sebagai kawasan alam, tetap menjadi bagian dari sejarah tersebut. Keberadaannya di tengah Laut Banda menjadikannya saksi bisu perjalanan panjang Banda sebagai penghasil pala yang pernah menjadi komoditas paling berharga di dunia. Bagi masyarakat lokal, Gunung Api Banda juga memiliki nilai budaya tersendiri. Pulau ini menjadi bagian dari identitas mereka, sekaligus simbol kekuatan alam yang harus dihormati.

Dengan segala keindahan dan kekayaan alam yang dimiliki, Pulau Gunung Api Banda memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Namun, pengembangan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak merusak ekosistem yang ada.

Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat diharapkan dapat menjaga kelestarian pulau, sekaligus menyediakan fasilitas wisata yang ramah lingkungan. Pembangunan jalur pendakian yang aman, penyediaan perahu wisata, serta promosi ekowisata bisa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik Pulau Gunung Api Banda.

Baca juga: Polisi Endus Avanza Modus Parkir di Seram Bagian Barat Bawa 900 Liter Sopi

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Gunung Api Banda, berikut beberapa tips agar perjalanan lebih menyenangkan:

Gunakan perahu dari Banda Neira: Perjalanan laut menuju pulau ini relatif singkat dan menawarkan pemandangan indah.

Siapkan fisik untuk mendaki: Jalur pendakian cukup menantang, sehingga diperlukan stamina yang baik.

Bawa perlengkapan snorkeling atau diving: Keindahan bawah laut Pulau Gunung Api Banda sayang untuk dilewatkan.

Datang saat cuaca cerah: Pemandangan dari puncak gunung akan lebih jelas dan spektakuler.

Jaga kebersihan dan kelestarian alam: Selalu bawa kantong sampah dan hindari merusak ekosistem.

Pulau Gunung Api Banda adalah destinasi wisata alam yang unik dan penuh pesona. Dengan ketinggian 656 meter, pulau vulkanik ini menawarkan panorama spektakuler, kekayaan satwa endemik, serta keindahan bawah laut yang memikat. Sejak ditetapkan sebagai taman wisata alam pada tahun 1992, Pulau Gunung Api Banda menjadi simbol penting konservasi dan wisata berkelanjutan di Maluku.

Bagi wisatawan, berkunjung ke Pulau Gunung Api Banda bukan hanya tentang menikmati keindahan alam, tetapi juga tentang merasakan sejarah, budaya, dan kekayaan ekosistem yang luar biasa. Dengan pengelolaan yang tepat, pulau ini berpotensi menjadi destinasi unggulan yang mendunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dispar.malukuprov.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU