Kamis, 26 MARET 2026 • 18:50 WIB

Orang Tua Pekerja Wajib Tahu, Ini Rekomendasi Daycare Terpercaya di Maluku

Author

Rekomendasi daycare terbaik di Maluku
MALUKU – Kebutuhan akan tempat penitipan anak (daycare) di Maluku semakin meningkat, terutama bagi orang tua pekerja yang membutuhkan solusi aman dan terpercaya untuk buah hati mereka.

Meski jumlah daycare di Maluku belum sebanyak di kota besar, beberapa fasilitas penitipan anak mulai hadir dan berkembang, baik di institusi pendidikan maupun layanan kesehatan. Berikut rekomendasi dan pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.

Daycare bukan hanya tempat menitipkan anak, tetapi juga ruang tumbuh kembang. Orang tua perlu memastikan aspek keamanan, kebersihan, serta kualitas pengasuh sebelum memilih tempat penitipan anak.

Pemerintah sendiri menekankan pentingnya pengawasan dan standar daycare agar anak tetap aman dan terlindungi selama dititipkan. (Antara News Ambon)

 
Rekomendasi Tempat Penitipan Anak di Maluku

1. Rumah Penitipan Anak RST Ambon

Salah satu fasilitas penitipan anak yang cukup dikenal di Ambon adalah Rumah Penitipan Anak RST Ambon yang berada di lingkungan Rumah Sakit TK II dr. J.A. Latumeten (RST), beralamat di Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe.

Tempat ini awalnya dibangun untuk membantu para pegawai rumah sakit yang memiliki anak balita, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap pengasuhan anak. Seiring waktu, fasilitas ini juga menjadi salah satu pilihan daycare yang cukup dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Keunggulan utama daycare ini terletak pada aspek keamanan dan pengawasan yang relatif lebih terjamin karena berada di lingkungan rumah sakit. Selain itu, kedekatan dengan fasilitas medis menjadi nilai tambah penting, terutama dalam hal penanganan kesehatan anak jika diperlukan.

Dari sisi kenyamanan, anak-anak mendapatkan ruang bermain dan area istirahat yang cukup memadai, dengan pengawasan langsung dari pengasuh. Lingkungan yang tertata dan bersih juga menjadi faktor pendukung agar anak tetap merasa nyaman selama berada di daycare.

Dengan kombinasi keamanan, akses kesehatan, dan pengawasan yang baik, tempat ini menjadi salah satu pilihan ideal bagi orang tua pekerja yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan buah hati mereka.

 
2. Tempat Penitipan Anak SMK Negeri 6 Ambon (Program TEFA)

Inovasi menarik dalam layanan penitipan anak hadir dari dunia pendidikan melalui SMK Negeri 6 Ambon yang menghadirkan daycare berbasis program Teaching Factory (TEFA). Program ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga menjadi sarana praktik langsung bagi siswa dalam bidang pengasuhan dan layanan sosial.

Daycare ini mengusung pendekatan edukatif dengan menekankan pada pengasuhan yang terarah serta pembelajaran dasar anak, seperti pengenalan motorik, interaksi sosial, hingga aktivitas bermain yang merangsang kreativitas. Dengan konsep ini, anak tidak hanya dititipkan, tetapi juga mendapatkan stimulasi perkembangan yang sesuai usia.

Selain itu, keberadaan tenaga pendidik dan pengawasan dari pihak sekolah menjadi nilai tambah tersendiri dalam menjaga kualitas layanan. Anak-anak berada dalam lingkungan yang terstruktur dan edukatif, sementara siswa yang terlibat juga mendapatkan pengalaman nyata dalam dunia kerja.

Dengan konsep inovatif ini, daycare di SMK Negeri 6 Ambon menjadi alternatif menarik bagi orang tua yang menginginkan tempat penitipan anak sekaligus lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang buah hati.

3. Taman Asuh Sayang Anak (Program BKKBN Maluku)

Alternatif daycare berbasis komunitas di Maluku juga hadir melalui program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang digagas oleh BKKBN di wilayah Maluku. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus menyediakan layanan penitipan anak yang lebih terjangkau dan mudah diakses masyarakat.

Berbeda dengan daycare komersial, TAMASYA mengusung konsep pengasuhan berbasis komunitas dengan pendekatan yang ramah anak. Lingkungan yang dibangun cenderung lebih kekeluargaan, sehingga anak-anak dapat berinteraksi secara sosial dengan lebih nyaman.

Program ini juga menekankan pada pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak, seperti kegiatan bermain edukatif, pembiasaan perilaku positif, serta interaksi yang mendorong perkembangan emosional dan sosial. Meski fasilitasnya mungkin tidak semewah daycare modern, nilai kehangatan dan kedekatan sosial menjadi keunggulan utama.

Dengan biaya yang relatif lebih terjangkau, TAMASYA menjadi solusi bagi orang tua yang membutuhkan layanan penitipan anak yang aman, edukatif, sekaligus ramah di kantong, terutama di lingkungan masyarakat lokal. 

4. Daycare Berbasis TK/PAUD (Contoh: Kuntum Ceria Kindergarten Ambon)

Selain daycare khusus, beberapa lembaga pendidikan anak usia dini di Ambon juga menyediakan layanan penitipan anak terbatas. Salah satunya adalah Kuntum Ceria Kindergarten yang dikenal sebagai taman kanak-kanak dengan pendekatan pembelajaran yang ramah anak.

Layanan penitipan di tempat seperti ini umumnya berlangsung dari pagi hingga siang hari, menyesuaikan dengan jam sekolah. Meski fokus utamanya adalah pendidikan, anak-anak tetap mendapatkan pengalaman yang mirip dengan daycare, seperti waktu bermain, istirahat, hingga interaksi sosial dengan teman sebaya.

Keunggulan daycare berbasis TK/PAUD terletak pada kurikulum yang lebih terstruktur, sehingga anak tidak hanya dititipkan, tetapi juga belajar melalui berbagai aktivitas edukatif. Mulai dari pengenalan huruf dan angka, kegiatan motorik, hingga pembentukan karakter dasar.

Bagi orang tua yang memiliki jam kerja tidak terlalu panjang, opsi ini bisa menjadi alternatif daycare ringan yang tetap mendukung tumbuh kembang anak dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan edukatif.

Fasilitas yang Perlu Diperhatikan

Sebelum memilih daycare, pastikan tempat tersebut memiliki:

  1. Pengawasan (CCTV atau monitoring langsung)
  2. Rasio pengasuh dan anak yang ideal
  3. Ruang bermain dan tidur yang bersih
  4. Program edukasi (sensory play, storytelling)
  5. Menu makanan sehat

Perkiraan Biaya Daycare di Maluku

Karena jumlah daycare di Maluku masih terbatas, biaya penitipan anak cenderung bervariasi tergantung lokasi, fasilitas, serta durasi layanan yang dipilih oleh orang tua.

Secara umum, tarif daycare di Maluku berkisar:

Harian: Rp50.000 – Rp150.000
Mingguan (opsional): Rp300.000 – Rp700.000
Bulanan: Rp1.000.000 – Rp3.000.000

Perbedaan harga biasanya dipengaruhi oleh fasilitas yang tersedia, seperti adanya CCTV, ruang ber-AC, katering makanan anak, hingga program edukasi seperti sensory play dan early learning.

Sementara itu, daycare berbasis komunitas seperti program pemerintah atau lingkungan warga umumnya menawarkan biaya yang lebih terjangkau, sehingga bisa menjadi alternatif bagi keluarga dengan anggaran terbatas.

Tips Memilih Daycare Terbaik

  1. Pilih lokasi dekat rumah atau kantor
  2. Lakukan survei langsung
  3. Tanyakan pengalaman pengasuh
  4. Pastikan lingkungan aman dan ramah anak
  5. Perhatikan kenyamanan anak saat trial

Meskipun pilihan daycare di Maluku belum sebanyak kota besar, beberapa layanan sudah mulai berkembang dengan konsep yang lebih modern dan edukatif. Mulai dari daycare berbasis rumah sakit hingga program komunitas, semuanya bisa menjadi solusi bagi orang tua pekerja.

Dengan memilih tempat yang tepat, kamu tidak hanya menitipkan anak, tetapi juga memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh stimulasi positif. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU