Iptu Bastian Tuhuteru penerima Hoegeng Corner Awards 2025. (dok istimewa)
MALUKU-Sosok polisi inspiratif kembali hadir dari jajaran Polda Maluku. Iptu Bastian Tuhuteru, Kapolsek Leklula Polres Buru Selatan, dinobatkan sebagai penerima Hoegeng Corner Awards 2025 untuk kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya yang luar biasa dalam melayani masyarakat di wilayah terpencil dan minim akses pendidikan maupun infrastruktur.
Selama bertugas di kawasan pedalaman Kabupaten Buru Selatan, Iptu Bastian dikenal luas sebagai sosok polisi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjadi penggerak sosial, pendidik, dan penolong bagi masyarakat di daerah yang sulit dijangkau.
Baca juga: Momen Belajar Riang Gembira Luar Ruang Ala Bupati Ozan di SD Negeri 234 Maluku Tengah
“Bagi saya, menjadi polisi bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga soal kemanusiaan. Di mana ada kebutuhan masyarakat, di situ harus ada kehadiran Polri,” ujar Iptu Bastian dengan rendah hati.
Selain menjalankan tugas sebagai Kapolsek, Iptu Bastian aktif menjadi polisi pengajar di sejumlah kampung yang tidak memiliki sekolah formal.
Ia secara rutin mendatangi anak-anak di wilayah terpencil untuk memberikan pelajaran dasar, mengajarkan kedisiplinan, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Dedikasinya di bidang pendidikan ini bahkan mengantarkan dirinya meraih penghargaan Polisi Teladan Tingkat Nasional (2019) serta Polisi Pengajar Terbaik di lingkungan Polda Maluku.
Tidak hanya di bidang pendidikan, Iptu Bastian juga dikenal karena respon cepatnya dalam menangani konflik sosial dan isu-isu SARA di wilayah hukumnya.
Baca juga: Kombes Yudi Kristanto Tekankan Pentingnya Response Time Via Layanan 110 kepada Personil Polda Maluku
Pendekatan humanis dan komunikasi yang intens dengan tokoh adat serta masyarakat membuat situasi keamanan di daerah rawan konflik tetap kondusif.
Salah satu kiprah heroiknya adalah menyelamatkan korban laka laut di Desa Bala, Kecamatan Kepala Madan, dengan terjun langsung ke lokasi menggunakan perahu kecil bersama warga setempat.
Tindakan ini mendapat apresiasi luas dari pimpinan dan masyarakat. Dalam kesehariannya, IPTU Bastian juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Ia kerap mengisi Mimbar Kamtibmas di gereja setiap Minggu serta menjalankan program Jumat Keliling untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas di berbagai desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: