Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 FEBRUARI 2026 • 12:24 WIB

Gubernur Maluku Utara Resmikan Program CKG, Puluhan Ribu Pelajar Terima Layanan Kesehatan Gratis

Gubernur Maluku Utara Resmikan Program CKG, Puluhan Ribu Pelajar Terima Layanan Kesehatan GratisGubernur Malut luncurkan CKG 2026 (Adpim/Malut)

MALUKU – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi mengimplementasikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi peserta didik jenjang SMA, SMK, dan SLB pada tahun 2026. Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Aula SMA Negeri 5 Kota Ternate, Kamis (5/2/2026).

Program CKG menjadi bagian dari agenda strategis Pemprov Malut dalam mendukung kebijakan nasional di bidang kesehatan, sekaligus memastikan pemenuhan standar kesehatan pelajar sejak usia sekolah menengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi sekitar 70.000 siswa di Maluku Utara menjadi prioritas yang harus dituntaskan dalam waktu singkat. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai melalui sinergi lintas sektor, khususnya antara fasilitas kesehatan dan satuan pendidikan.

“Jumlah siswa SMA, SMK, dan SLB kita sekitar 70 ribu. Dengan perhitungan sederhana, jika setiap puskesmas mampu melayani minimal 10 siswa per hari, maka dalam dua bulan seluruh siswa dapat terskrining,” ujar Sherly.

Untuk mempercepat pelaksanaan di lapangan, Gubernur menyatakan akan mengirimkan surat resmi kepada seluruh bupati dan wali kota agar menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan di daerah masing-masing menjalin koordinasi aktif dengan pihak sekolah.

Berdasarkan data sementara hingga hari peluncuran, sebanyak 34.715 siswa telah menjalani pemeriksaan awal. Hasil skrining menunjukkan sejumlah persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, di antaranya tingginya angka karies gigi, rendahnya aktivitas fisik, serta munculnya risiko penyakit tidak menular sejak usia remaja.

Tercatat, kasus karies gigi dialami oleh 16.703 siswa, sementara 18.337 siswa teridentifikasi kurang beraktivitas fisik. Selain itu, sebanyak 2.840 siswa mengalami kondisi prehipertensi dan 545 siswa terdeteksi memiliki risiko pre-diabetes. Permasalahan kesehatan reproduksi dan gizi juga menjadi temuan, dengan 5.951 siswa berisiko gangguan kesehatan reproduksi dan 3.609 siswa terindikasi gizi kurang. Tak hanya itu, kebiasaan merokok ditemukan pada 2.042 siswa.

Pelaksanaan Program CKG menjangkau 10 kabupaten/kota di Maluku Utara serta beberapa sekolah percontohan. Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Selatan menjadi dua wilayah dengan jumlah pemeriksaan tertinggi, disusul Kota Tidore Kepulauan, Kepulauan Sula, dan Halmahera Barat.

Menutup arahannya, Gubernur Sherly menekankan bahwa data hasil skrining bukan sekadar statistik, melainkan pijakan penting bagi pemerintah daerah dalam merancang intervensi kesehatan dan edukasi pola hidup sehat di lingkungan sekolah.

“Kesehatan adalah dasar utama proses belajar. Melalui deteksi dini ini, kita memastikan generasi Maluku Utara tumbuh sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Malutprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Maluku Utara Resmikan Program CKG, Puluhan Ribu Pelajar Terima Layanan Kesehatan Gratis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!