Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 FEBRUARI 2026 • 12:01 WIB

Gubernur Maluku Utara Resmikan Revitalisasi Puluhan Sekolah, Fokuskan Pendidikan 2026 pada Peningkatan SDM

Gubernur Maluku Utara Resmikan Revitalisasi Puluhan Sekolah, Fokuskan Pendidikan 2026 pada Peningkatan SDMGubernur Malut resmikan revitalisasi sekolah (Adpim/Malut)

MALUKU – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperkuat sektor pendidikan melalui perbaikan infrastruktur dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini ditandai dengan peresmian sejumlah fasilitas pendidikan hasil revitalisasi oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, yang dipusatkan di Aula SMAN 5 Ternate, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tahun 2026 sebagai bagian dari program prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan dan kesehatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara atas percepatan pembenahan data serta pengawalan pembangunan sekolah yang berjalan sesuai perencanaan. Ia menyebutkan, sepanjang tahun anggaran 2025, revitalisasi sekolah melalui APBD telah menyasar 68 satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp53 miliar.

Sementara itu, dukungan melalui APBN pada tahun yang sama mencakup 75 sekolah dengan nilai anggaran sekitar Rp92 miliar. Sejumlah proyek pembangunan di antaranya meliputi auditorium SMAN 5 Ternate, gedung kelas SMAN 2 Ternate, SMKN 1 Pulau Taliabu, SMAN 2 Halmahera Timur, SMAN 1 Halmahera Tengah, hingga SMAN 8 dan SMAN 10 Ternate.

Gubernur menegaskan bahwa arah kebijakan pendidikan Maluku Utara pada 2026 tidak lagi hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Pemerintah mulai mengalihkan fokus pada peningkatan mutu sumber daya manusia, tata kelola anggaran, serta layanan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.

Sebagai langkah pengawasan, Inspektorat Provinsi akan melakukan audit terhadap penggunaan dana BOSP dan BOSDA dengan total nilai mencapai Rp180 miliar. Audit ini ditujukan untuk memastikan peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan Maluku Utara, yang saat ini berada di angka 48, agar dapat meningkat hingga target 80.

Melalui skema BOSDA, Pemerintah Provinsi juga memberikan subsidi pendidikan, salah satunya kepada SMAN 5 Ternate yang menerima dukungan anggaran sebesar Rp500 juta per tahun. Selain itu, program digitalisasi pendidikan terus diperkuat melalui pengadaan 600 unit komputer setiap tahun secara berkelanjutan hingga 2029 untuk seluruh SMA, SMK, dan SLB di Maluku Utara.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, Gubernur Sherly juga menargetkan penataan ulang jam mengajar bagi sekitar 50 persen guru yang belum bersertifikasi. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang bagi para guru untuk memenuhi syarat memperoleh tunjangan profesi.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga berencana mendirikan SMA Terbuka yang akan mulai diluncurkan di 16 pulau pada tahun ajaran baru. Program ini ditujukan untuk menjangkau peserta didik di wilayah terpencil agar tetap memperoleh akses pendidikan menengah dan ijazah SMA.

Pada jenjang pendidikan tinggi, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyiapkan program beasiswa bagi 1.000 mahasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi lokal. Selain itu, kerja sama dengan sejumlah kampus ternama nasional seperti UGM, UI, ITB, dan UNPAD tengah diproses guna membuka kesempatan bagi siswa berprestasi menempuh pendidikan sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Dalam sesi dialog interaktif bersama siswa, Gubernur Sherly menekankan peran strategis generasi muda sebagai fondasi masa depan Maluku Utara. Ia mendorong para pelajar untuk terus membangun kapasitas diri melalui semangat inovasi, kolaborasi, dan kepedulian sosial.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara kepada korban bencana alam yang diserahkan langsung kepada Pemerintah Provinsi.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Ketua TP PKK, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut Abubakar Abdullah, pimpinan OPD, para kepala sekolah, guru, serta siswa dari berbagai satuan pendidikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Malutprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Maluku Utara Resmikan Revitalisasi Puluhan Sekolah, Fokuskan Pendidikan 2026 pada Peningkatan SDM

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!