Ilustrasi gelombang tinggi berpeluang terjang Perairan Maluku. ((Jaesung An/Pixabay))
MALUKU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Maluku yang berlaku mulai 18 Mei 2026 pukul 09.00 WIT hingga 21 Mei 2026 pukul 09.00 WIT.
Dalam rilis resmi BMKG, Minggu, 17 Mei 2026, kondisi sinoptik menunjukkan adanya daerah konvergensi yang diprakirakan terbentuk di Laut Banda dan Papua Selatan.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Maluku, Capai 2,5 Meter
Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan rata-rata 6 hingga 20 knot. Peningkatan kecepatan angin permukaan lebih dari 25 knot juga terpantau di Laut Arafuru yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah tersebut.
BMKG memperingatkan potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan, meliputi:
Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Maluku, Capai 2 Meter Lebih
BMKG juga mengeluarkan saran keselamatan pelayaran bagi masyarakat dan pengguna transportasi laut. Perahu nelayan diminta waspada apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara kapal tongkang diimbau berhati-hati saat kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Masyarakat, khususnya nelayan dan operator pelayaran, diimbau terus memantau perkembangan cuaca maritim dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG