MALUKU UTARA - Personel Kapal Polisi KP XXX-1010 Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara bersama tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di Perairan Desa Bori, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Hingga Senin, 18 Mei 2026, upaya pencarian telah memasuki hari keempat.
Nelayan yang hilang itu diketahui bernama Muhammad Sofyan Toton (22), warga Kampung Makean, Kecamatan Bacan Selatan.
Baca juga: Seorang Warga Waisarissa Seram Bagian Barat Tewas Tenggelam
Korban dilaporkan hilang saat mencari ikan menggunakan panah di kawasan Pantai Goji, Desa Bori, Jumat, 15 Mei 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi melaut bersama seorang rekannya untuk menyelam dan mencari ikan.
Sekitar satu jam berada di laut, cuaca mulai memburuk disertai gelombang tinggi dan hujan deras. Melihat kondisi tersebut, rekan korban memutuskan kembali ke daratan. Namun, saat tiba di pesisir pantai, korban belum muncul ke permukaan.
Rekannya kemudian kembali melakukan pencarian di sekitar lokasi penyelaman. Dalam pencarian awal, rekan korban hanya menemukan senter milik korban di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga: Nelayan Haria Maluku Tengah Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Waihoka
Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada aparat kepolisian dan tim SAR guna dilakukan upaya pencarian. Pada hari keempat pencarian, personel Polairud Marnit Bacan bersama tim SAR gabungan bergerak menuju area yang telah ditentukan.
Tim juga mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir agar turut membantu melakukan pemantauan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, tim SAR gabungan juga memperluas area pencarian ke sejumlah titik yang sebelumnya belum terjangkau, termasuk sepanjang pesisir Pantai Goji, Desa Bori. Pencarian dilakukan menggunakan kapal patroli serta pemantauan intensif di perairan sekitar.
Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Azhari Juanda, mengatakan pihaknya akan terus mengerahkan personel untuk membantu proses pencarian hingga korban ditemukan.
“Tim gabungan masih terus melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan masyarakat nelayan di sekitar lokasi. Kami berharap korban segera ditemukan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: