MALUKU-Guna melengkapi data kemampuan kesegaran jasmani (Garjas) tahun 2026, para pejabat utama (OJU) dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Kodaeral lX menjalani tes renang militer.
Kegiatan itu dipusatkan di kolam renang Tirto Sagoro 11, Kesatrian Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Jumat (24/4/2026).
Komandan Kodaeral lX, Laksamana Muda TNl Hanarko Djodi Pamungkas mengecek langsung pelaksanaan Garjas Batrai C renang militer yang menggunakan tenu pakaian dinas lapangan (PDL) TNl ini.
Menurut Dankodaeral, garjas renang militer ini, merupakan bagian dari tes fisik wajib. Umumnya untuk personel TNI dan pendidikan kedinasan dengan bertujuan mengukur kemampuan ketahanan dan kecepatan renang dalam air.
"Renang militer adalah salah satu dari 10 kemampuan dasar prajurit TNI yang wajib dikuasai untuk meningkatkan ketahanan fisik, keberanian, dan disiplin," terangnya.
Untuk Renmil kali ini lanjutnya, teknik utama yang digunakan adalah renang gaya dada dengan mengenakan pakaian PDL berjarak 50 meter tanpa menggunakan helm dan senjata.
Baca juga: Tim Dara Laut Kowal Kodaeral IX Meriahkan Opening Ceremony Salam Fest 2026
Dankodaeral berharap pelaksanaan renang militer ini dapat memelihara dan meningkatkan kemampuan fisik, ketahanan serta ketangkasan prajurit dalam berenang menggunakan PDL dan kelengkan lainnya.
Hal ini juga untuk memastikan prajurit siap tempur di medan perairan, membangun mental baja, serta mendukung tugas pokoknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis