Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas (kanan). (dok istimewa)
MALUKU-Komandan Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas meninjau Tabletop Exercise (TTX), memastikan penyiapan tujuh rencana operasi (RO) berjalan mulus.
TTX dipusatkan di Gedung Arika Waku, Srena Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Jumat, 10 April 2026.
Hanarko mengatakan, tahapan uji konsep ini bertujuan untuk menguji dan mematangkan RO dari setiap satuan tugas yang dibentuk. Upaya ini, kata Hanarko peningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan unsur-unsur Kodaeral lX dalam menghadapi berbagai potensi ancaman wilayah.
“Kegiatan yang dimotori Staf Operasi Kodaeral lX ini, guna mematangkan kinerja organisasi menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang mungkin terjadi,” jelasnya.
Baca juga: Wow ! Pendaftar Prajurit TNI AL di Ambon Capai 1.487 Orang, Seleksi Dijamin Bebas Praktik KKN
Ketujuh RO yang disiapkan dan diuji dalam TTX, Harnoko menjelaskan, antara lain pelanggaran wilayah, penanggulangan bencana, bantuan dalam penanggulangan konflik Sosial dan bantuan menghadapi ancaman obvitnas.
“Selanjutnya, RO bantuan pengamanan VVlP, operasi penegakan hukum di laut serta bantuan penyelamatan kecelakaan Laut,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Harnako menjelaskan uji konsep dilaksanakan melalui pemaparan rencana operasi, diskusi taktis, serta simulasi skenario operasi tiap Satgas. Di mana melibatkan unsur dan satuan jajaran.
Baca juga: Pesan Menohok Wakapolda Maluku ke Personil Saat Pimpin Apel Pagi
"Seluruh rangkaian kegiatan ini, disusun untuk memastikan keselarasan doktrin, strategi, serta prosedur operasi di lapangan," terangnya.
Menurutnya, penyiapan beberapa RO ini merupakan wujud komitmen Kodaeral lX dalam mendukung kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit. Sisi lainnya juga memperkuat sinergi antar satuan Kodaeral lX dan satuan terkait lain.
Harnako berharap seluruh unsur dan personel yang terlibat mampu meningkatkan kemampuan perencanaan, pengendalian, dan pelaksanaan operasi secara terpadu, efektif, dan adaptif terhadap dinamika ancaman yang berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: