Jejak Alfred Russel Wallace Tarik Wisatawan Dunia ke Dodinga, Jelang Festival Teluk Jailolo 2026
MALUKU - Desa Dodinga di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata sejarah berkelas internasional. Menjelang pelaksanaan Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2026, desa yang berada di Kecamatan Jailolo Selatan itu menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara yang ingin menelusuri jejak ilmuwan legendaris asal Inggris, Alfred Russel Wallace.
Sepanjang Juni 2026, kapal wisata Seatrack tercatat telah enam kali berlabuh di Dodinga dengan membawa puluhan wisatawan asing dalam setiap perjalanan. Kehadiran para turis tersebut menunjukkan meningkatnya minat dunia terhadap sejarah dan warisan ilmiah yang dimiliki Maluku Utara.
Dodinga dikenal sebagai salah satu lokasi penting dalam perjalanan penelitian Alfred Russel Wallace di kawasan timur Nusantara. Di tempat inilah Wallace disebut merumuskan gagasan penting mengenai teori evolusi yang kemudian dikenal luas dalam sejarah sains dunia melalui dokumen bersejarah "Letter from Dodinga".
Daya tarik tersebut menjadikan Dodinga sebagai salah satu destinasi unggulan bagi wisatawan yang memiliki minat terhadap sejarah, ilmu pengetahuan, dan perjalanan eksplorasi dunia. Tak hanya menawarkan panorama alam yang masih asri, desa ini juga menyimpan kisah besar yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan ilmu pengetahuan modern.
Meningkatnya kunjungan wisatawan internasional menjadi momentum penting bagi pengembangan sektor pariwisata di Halmahera Barat. Terlebih, Dodinga telah ditetapkan sebagai salah satu lokasi utama penyelenggaraan berbagai rangkaian kegiatan dalam Festival Teluk Jailolo 2026 yang akan berlangsung pada 17–20 Juni mendatang.
Tour guide profesional dari Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara, Al’azis Momanda, yang mendampingi langsung enam rombongan wisatawan asing tersebut, menilai Dodinga memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata sejarah kelas dunia.
Menurutnya, nilai historis yang melekat pada desa tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan internasional yang ingin memahami lebih dekat perjalanan Wallace dan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dunia.
"Kehadiran wisatawan mancanegara ini membuktikan bahwa pariwisata berbasis narasi sejarah atau storynomics tourism di Maluku Utara memiliki daya saing yang kuat di tingkat global," ujarnya.
Konsep storynomics tourism sendiri menempatkan cerita, sejarah, dan warisan budaya sebagai daya tarik utama destinasi wisata. Melalui pendekatan tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memperoleh pengalaman mendalam mengenai nilai sejarah yang terkandung di suatu wilayah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat melalui Dinas Pariwisata terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pelaksanaan Festival Teluk Jailolo 2026. Berbagai fasilitas pendukung, atraksi budaya, dan layanan wisata dipersiapkan guna memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan asing dan perhatian dunia terhadap jejak Alfred Russel Wallace di Dodinga, Maluku Utara semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata sejarah yang mampu bersaing di tingkat internasional. Kehadiran Festival Teluk Jailolo 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih luas kekayaan sejarah, budaya, dan pariwisata daerah kepada dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dispar.malutprov.go.id