Senin, 27 JULI 2026 • 07:10 WIB

Gubernur Maluku Resmi Buka LK III HMI Nasional, Tekankan Pentingnya Mencetak Pemimpin Visioner

Author

Gubernur Buka LK III HMI Nasional Maluku (Diskominfo Maluku)

MALUKU - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, membuka secara resmi Advance Training atau Latihan Kader III (LK III) Tingkat Nasional yang diselenggarakan Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Maluku di Gedung Islamic Center Ambon, Sabtu (25/7/2026).

Advance Training yang mengangkat tema "Intelegensia HMI: Ikhtiar Menjawab Krisis Multidimensi Menuju Masyarakat Cita" tersebut diikuti kader HMI dari berbagai wilayah di Indonesia yang telah lolos proses seleksi sesuai mekanisme organisasi.

Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa memberikan apresiasi kepada Badko HMI Maluku yang terus menjaga kualitas proses kaderisasi. Menurutnya, HMI memiliki sejarah panjang sebagai organisasi kemahasiswaan yang telah melahirkan banyak tokoh nasional di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, akademisi, hingga dunia profesional.

Ia menilai, pelaksanaan LK III bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah penting untuk membentuk calon-calon pemimpin yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, serta mampu menawarkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Menurut Gubernur, semangat kaderisasi HMI selaras dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola pemerintahan, mendorong transformasi digital, dan mempercepat kemandirian ekonomi.

"Pembangunan Maluku tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa seperti HMI yang dapat menjadi mitra strategis melalui gagasan, kritik yang membangun, dan inovasi demi kemajuan daerah," kata Hendrik.

Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan selama berada di Maluku untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai persaudaraan yang telah lama hidup di tengah masyarakat.

Menurutnya, falsafah Pela Gandong dan Siwalima merupakan kekayaan budaya Maluku yang mengajarkan pentingnya persatuan, toleransi, serta semangat hidup berdampingan dalam keberagaman. Nilai tersebut dinilai relevan sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan kebangsaan saat ini.

Menutup sambutannya, Gubernur berharap seluruh rangkaian Advance Training mampu melahirkan kader-kader HMI yang memiliki wawasan luas, berkarakter kuat, adaptif terhadap perubahan, inovatif, serta siap menjadi motor penggerak persatuan dan pembangunan Indonesia.

Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, pimpinan DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Wali Kota Ambon, Wakil Wali Kota Tual, pimpinan perguruan tinggi, instansi vertikal, BUMN, BUMD, jajaran Korps Alumni HMI (KAHMI), Badko HMI Maluku, para senior HMI, serta peserta LK III yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mediacenter.malukuprov.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU