Sekda Maluku gelar open house Lebaran (Diskominfo Maluku)
MALUKU – Nuansa hangat dan penuh keakraban menyelimuti kawasan Karang Panjang, Ambon, saat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku menggelar agenda silaturahmi terbuka dalam rangka Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman dinas Sekda ini menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, hingga warga umum. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan sekaligus merayakan hari kemenangan bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Sejumlah tokoh penting tampak hadir, di antaranya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, pimpinan DPRD Provinsi Maluku, jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga Wali Kota Ambon. Kehadiran para pejabat ini semakin menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor di Maluku.
Tak hanya pejabat, kegiatan ini juga dihadiri berbagai lapisan masyarakat seperti akademisi dari Universitas Pattimura, insan pers, tenaga kebersihan, serta masyarakat umum. Kehadiran mereka menciptakan suasana inklusif yang mencerminkan semangat persaudaraan tanpa sekat.
Sekitar pukul 10.00 WIT, rombongan Gubernur Maluku tiba di lokasi dan disambut langsung oleh Sekda bersama keluarga. Interaksi hangat pun terlihat saat para tamu saling bersalaman, berbincang, dan menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Maluku mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan merayakan Idul Fitri tahun ini. Ia menilai, momen hari raya merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan sosial serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Baginya, kehadiran para tamu menjadi wujud nyata kebersamaan yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
Suasana semakin meriah dengan penampilan hiburan dari para buruh sapu yang turut ambil bagian dalam acara tersebut. Tak ketinggalan, alunan musik tradisional tifa totobuang yang dibawakan Sanggar Seni Wairanang Negeri Soya turut menambah semarak kegiatan, sekaligus menjadi simbol kuat harmoni budaya dan toleransi di Maluku.
Sepanjang kegiatan berlangsung, nuansa kekeluargaan begitu terasa. Para tamu dari berbagai latar belakang tampak larut dalam kebersamaan, berbagi cerita, serta mempererat hubungan dalam suasana yang santai namun penuh makna.
Menutup rangkaian acara, Sekda Maluku menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim, seraya berharap nilai-nilai kebersamaan dan persatuan terus terjaga di bumi Maluku.
Momentum ini pun menjadi cerminan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat solidaritas sosial, membangun harmoni, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mediacenter.malukuprov.go.id