Gubernur ajak warga jaga damai (Adpim/Malut)
MALUKU — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga persaudaraan di tengah situasi yang berkembang di wilayah Patani, Kabupaten Halmahera Tengah.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, Wakil Gubernur bersama Wakapolda Maluku Utara turun langsung ke lapangan guna memantau kondisi, memastikan keamanan, serta membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan semua pihak merasa didengar dan mendapatkan perlindungan yang adil. Ia menekankan pentingnya pendekatan dialog dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi.
Menurutnya, setiap konflik dapat diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati. Karena itu, peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah dinilai penting dalam memulihkan kepercayaan antarwarga.
Ia juga menilai kehadiran Wagub dan Wakapolda di lokasi merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan mencegah situasi berkembang lebih luas.
Selain itu, masyarakat diminta untuk bijak dalam menerima informasi, terutama dari media sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.
Gubernur mengingatkan bahwa nilai persaudaraan yang kuat harus tetap dijaga sebagai fondasi kehidupan masyarakat Maluku Utara.
Ia mengajak seluruh warga untuk saling menenangkan dan memperkuat kebersamaan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Malutprov.go.id