Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 26 APRIL 2026 • 12:02 WIB

Pemkot Ternate Gelar Earth Hour, Ajak Warga Mulai Peduli Lingkungan dari Langkah Sederhana

Pemkot Ternate Gelar Earth Hour, Ajak Warga Mulai Peduli Lingkungan dari Langkah SederhanaKota Ternate gelar Earth Hour ajak hemat energi (Tim_IKP Diskominfo Ternate)

MALUKU – Pemerintah Kota Kota Ternate menggelar aksi Earth Hour 60+ di kawasan Benteng Oranje, Sabtu malam (25/4/2026), sebagai bentuk kampanye kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Harita Group melalui pemadaman lampu selama satu jam sebagai simbol ajakan kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi dan menjaga keberlanjutan bumi.

Aksi tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam penghematan energi listrik.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan bahwa Earth Hour merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan.

“Selama satu jam kita memberikan ruang bagi bumi untuk beristirahat. Ini adalah gerakan edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu saat tidak digunakan, mencabut perangkat elektronik, hingga mengurangi konsumsi listrik berlebih dapat menjadi langkah awal dalam membangun gaya hidup ramah lingkungan.

Pemerintah Kota Ternate juga menyiapkan berbagai program lanjutan melalui Dinas Lingkungan Hidup, seperti gerakan penanaman pohon dan kampanye pengurangan sampah plastik. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah perkembangan kota.

Menurut Sekda, isu lingkungan sebenarnya telah menjadi perhatian jangka panjang pemerintah daerah, termasuk melalui kerja sama dengan UCLG ASPAC dalam program kota tangguh terhadap perubahan iklim atau Climate Resilience and Inclusive Cities (CRIC).

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong penguatan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Beberapa kawasan seperti Taman Nukila, Benteng Oranje, Skate Park, Danau Tolire, hingga Danau Laguna Ngade menjadi fokus pelestarian lingkungan.

“Ruang terbuka hijau harus dijaga di tengah perkembangan kota. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga,” tegasnya.

Melalui kegiatan Earth Hour 60+, Pemkot Ternate berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus dilakukan dengan langkah besar, melainkan dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Dengan demikian, Ternate diharapkan menjadi kota yang lebih hijau, hemat energi, dan tangguh menghadapi perubahan iklim di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ternatekota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkot Ternate Gelar Earth Hour, Ajak Warga Mulai Peduli Lingkungan dari Langkah Sederhana

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!