Ilustrasi gelombang tinggi. (Dimitris Vetsikas/Pixabay)
MALUKU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Maluku yang berlaku mulai 19 Mei 2026 pukul 09.00 WIT hingga 22 Mei 2026 pukul 09.00 WIT.
Berdasarkan informasi BMKG, pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan rata-rata 4 hingga 20 knot.
Kecepatan angin lebih dari 20 knot berpeluang terjadi di Perairan Seram Bagian Timur, Perairan Kepulauan Kei, Perairan Kepulauan Aru, Laut Banda, dan Laut Arafura.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Maluku
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di sejumlah wilayah perairan.
BMKG memperkirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah, antara lain Perairan Selatan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Timur, Perairan Kepulauan Banda Neira, Perairan Kepulauan Kei, Perairan Kepulauan Aru, Laut Banda, Laut Arafura bagian barat dan tengah, serta sejumlah perairan di wilayah Kepulauan Tanimbar, Babar, Sermata, Leti, dan Wetar.
BMKG juga mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Gelombang Tinggi Terjang Perairan Maluku
“Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter,” demikian peringatan BMKG.
Masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi laut diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di laut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG