Sabtu, 05 JULI 2025 • 15:19 WIB

Gempa M 4,9 Guncang Seram Bagian Barat Maluku: 2 Rumah Rusak dan Ratusan Retak

Author

Teras rumah warga rusak akibat diguncang gempa. (BPBD Seram Bagian Barat)

INDOZONE.ID, MALUKU-Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Jumat  (4/7/2025) malam. 

Gempa mengakibatkan dua rumah warga rusak di Desa Latu, Kecamatan Amalatu.

Babingsa Desa Latu, Sertu Abdul Mugni Patty menyebut rumah yang rusak itu milik Anas Wakano dan Hasan Wakano.

Baca juga: Gempa M 4,9 Guncang Seram Bagian Barat, Dirasakan Juga di Masohi Hingga Ambon

"Kalau tadi saya cek rumah yang rusak itu milik Anas Wakano dan Hasan Wakano. Dinding rumah terlepas," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/7/2025). 

Mugni mengatakan sementara rumah yang retak akibat gempa bumi diperkirakan mencapai ratusan. 

Dia mengaku, untuk jumlah pasti rumah yang retak masih sementara didata. 

"Masih sementara didata Pemerintah Desa Latu untuk jumlah pasti yang rusak parah maupun rusak ringan," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala BPBD Seram Bagian Barat, Nasir Suruali menjelaskan terkait gempa bumi, Jumat (4/7/2025) malam, sementara belum ada laporan dari pihak desa.

Baca juga: Sempat Hilang Kontak Saat melaut, Dua Nelayan di Kepulauan Aru Ditemukan Selamat

"Data keseluruhan kerusakan ringan maupun berat masih sementara didata, kita sudah turun melakukan pendataan," jelasnya. 

Nasır melanjutkan, gempa bumi telah bertubi-tubi mengguncang Kecamatan Amalatu sejak 22 Juni 2025. Untuk data kerusakan, BPBD sudah kantongi terdapat di tiga desa. 

"Kalau untuk data sebelum sudah kita data, kerusakan terjadi pada Desa Latu 233 rumah, Desa Hualoy 244 rumah dan Desa Tomalehu 17 rumah," jelasnya.

"Dan data ini bisa saja akan bertambah dengan gempa semalam juga bisa juga desa yang lain akan terkena dampak juga, BPBD masih mendata," sambungnya. 

Sebelum diberitakan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Jumat (4/7/2025) malam. 

Baca juga: Longboat Angkut Mahasiswa UGM Terbalik Diterjang Ombak di Perairan Maluku Tenggara, 1 Tewas dan 1 Hilang

Gempa juga dirasakan di Masohi, Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dan Ambon. 

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Djati Cipto Kuncoro mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.4 LS ; 128.64 BT, atau tepatnya berlokasi di darat 5 km Barat laut Amalatu, Seram Bagian Barat. 

"Berlokasi di darat pada kedalaman 10 km," kata Djati dalam keterangan tertulis, Jumat (4/7/2025). 

Djati menjelaskan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal. 

"Disebabkan adanya aktivitas sesar aktif," ungkapnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan, Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU