Jumat, 06 FEBRUARI 2026 • 17:08 WIB

Wabup Halteng dan Sekda Jalin Dialog dengan UGM, Bahas Pendidikan, KKN, hingga Penguatan SDM

Author

Halteng bahas kerja sama pendidikan (Iwan Maulana Budiman)

MALUKU – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil yang didampingi Sekretaris Daerah Halteng serta Kepala Bagian Organisasi Setda Halteng ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (4/2/2026).

Rombongan Pemda Halteng diterima oleh Kepala Subdirektorat Kerja Sama Dalam Negeri Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM, Johan Syafri Mahathir Ahmad, bersama sejumlah dosen pendamping. Audiensi berlangsung di Gedung Pusat UGM, Bulaksumur, Yogyakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Ahlan Djumadil menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pihak UGM. Ia memaparkan kondisi umum Kabupaten Halmahera Tengah, mulai dari potensi wilayah, arah pembangunan daerah, hingga berbagai kebijakan strategis yang tengah dijalankan pemerintah daerah.

Salah satu kebijakan yang disoroti adalah program pendidikan gratis bagi putra-putri Halmahera Tengah yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi. Pemerintah daerah, kata Wakil Bupati, menanggung biaya pendidikan hingga mahasiswa menyelesaikan studi sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan menjadi prioritas kami. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan anak-anak Halmahera Tengah dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dengan baik,” ujarnya.

Selain sektor pendidikan, Wakil Bupati juga menyampaikan perkembangan positif di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial, termasuk tren penurunan angka stunting yang diikuti dengan pemberian insentif kepada masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Pemda Halteng menyatakan kesiapan menerima mahasiswa UGM untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Weda Selatan. Pemerintah daerah juga membuka peluang kolaborasi riset dan pengembangan yang melibatkan civitas akademika UGM.

“Kunjungan ini kami harapkan menjadi pintu masuk untuk membangun kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan, khususnya dalam mendorong kemajuan pendidikan di Halmahera Tengah,” tambah Wakil Bupati.

Sekretaris Daerah Halteng Bahri Sudirman, yang juga menjabat sebagai Ketua KAGAMA Halteng, menindaklanjuti hasil pertemuan daring sebelumnya terkait rencana pelaksanaan KKN. Ia menyebutkan bahwa sektor perikanan menjadi salah satu fokus awal, dengan beberapa wilayah disiapkan sebagai lokasi pengembangan. Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki rencana pengembangan kawasan industri peternakan.

Terkait penguatan sumber daya manusia, Pemda Halteng mendorong realisasi kerja sama resmi melalui nota kesepahaman atau MoU dengan UGM. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi putra-putri Halmahera Tengah untuk melanjutkan pendidikan di UGM melalui skema afirmasi daerah.

“Kami optimistis generasi muda Halteng mampu bersaing. Harapannya, sudah ada mahasiswa Halteng yang bisa menempuh pendidikan di UGM dalam waktu dekat,” ungkap Wakil Bupati.

Menanggapi hal tersebut, pihak UGM menyatakan dukungan dan respons positif atas berbagai inisiatif Pemda Halteng. UGM juga menyampaikan pengalaman kerja sama sebelumnya dengan daerah lain, termasuk dalam pendampingan tenaga medis yang kini bertugas di Maluku Utara.

UGM memaparkan sejumlah bidang yang berpotensi dikolaborasikan melalui program afirmasi daerah, seperti peternakan, perikanan, keperawatan, dan gizi. Sementara untuk bidang kedokteran, diperlukan koordinasi lanjutan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Terkait program KKN, UGM berharap mahasiswa yang diterjunkan ke Halmahera Tengah dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui program-program yang terencana dan terarah.

Sebagai bagian dari persiapan pendidikan, UGM juga mengusulkan pelaksanaan sosialisasi daring kepada siswa SMA di Halmahera Tengah, khususnya calon mahasiswa jalur afirmasi, untuk memperkenalkan berbagai program studi sebelum proses pendaftaran.

Menariknya, UGM juga membuka peluang pengenalan bahasa dan budaya lokal Halmahera Tengah, termasuk Bahasa Patani, agar dapat dikenal lebih luas di tingkat nasional maupun internasional. Fakultas Filsafat UGM turut mendorong pelestarian nilai budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan wilayah industri dan pertambangan di Halmahera Tengah.

Di akhir audiensi, pihak UGM menyampaikan komitmen untuk mendorong percepatan proses kerja sama dengan Pemda Halteng. Terkait mahasiswa penerima pembiayaan daerah, UGM menekankan pentingnya kesepakatan awal agar lulusan nantinya dapat kembali mengabdi di Halmahera Tengah.

Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terbangunnya sinergi jangka panjang antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Universitas Gadjah Mada dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Haltengkab.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU