Rabu, 04 MARET 2026 • 09:38 WIB

Kepedulian Gubernur Malut untuk Keluarga Nelayan yang Berpulang

Author

Gubernur Malut Santuni Keluarga Nelayan Berduka (Humas/Adpim)

MALUKU – Di tengah suasana Ramadan yang sarat makna, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur menyambangi rumah duka seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut, Selasa (3/3). Kehadiran keduanya menjadi wujud perhatian dan dukungan langsung pemerintah daerah kepada keluarga yang sedang berduka.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyerahkan santunan kematian sebesar Rp5 juta kepada pihak keluarga. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dengan penuh empati, Sherly menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Ia mengajak keluarga untuk tetap kuat dan tabah menghadapi musibah yang terjadi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, saya menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk hadir saat masyarakat menghadapi kesulitan, baik melalui bantuan langsung maupun langkah lanjutan pascakejadian. Menurutnya, kehadiran pemerintah bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk komitmen nyata dalam memastikan warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjutnya, akan terus berupaya memberikan pendampingan dan perhatian terhadap keluarga korban, termasuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diketahui bernama Abubakar Wahid (70), warga Desa Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Ia dilaporkan terjatuh dari longboat saat melaut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim, menjelaskan bahwa bantuan santunan tersebut merupakan bagian dari program sosial yang telah dijalankan pemerintah provinsi sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda.

“Santunan sebesar Rp5 juta bagi keluarga korban meninggal dunia ini merupakan bagian dari kebijakan sosial pemerintah provinsi yang memang disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah,” jelasnya.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus memperlihatkan komitmen pemerintah daerah dalam menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat, terutama di momen Ramadan yang penuh nilai kemanusiaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Malutprov.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU