Dishub Maluku Tengah Siagakan 20 Personel Amankan Mudik Lebaran 2025, Fokus di Titik Strategis!
MALUKU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Maluku Tengah bergerak cepat memastikan kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Sebanyak 20 personel telah disiagakan dan mulai menempati berbagai pos penjagaan sejak Senin (24/3/2025) lalu.
Kepala Dinas Perhubungan Maluku Tengah, Ali Nurlette, mengonfirmasi bahwa seluruh petugas sudah berada di posisi masing-masing untuk memantau pergerakan pemudik.
Meski personel disebar ke berbagai titik, Dishub Maluku Tengah memfokuskan pengawasan pada area vital seperti terminal dan Pelabuhan Penyeberangan Ina Marina.
"Katong (kita) punya petugas ada sekitar 20-an sudah di pos. Ada di terminal dan pelabuhan penyeberangan Ina Marina," ujar Ali Nurlette saat dikonfirmasi di Masohi.
Ia juga menambahkan bahwa jumlah personel di setiap titik bersifat fleksibel. Jika ditemukan potensi lonjakan pemudik di satu lokasi, koordinasi akan dilakukan untuk menambah bantuan petugas di titik tersebut.
Bagi masyarakat yang bertanya-tanya mengapa tidak ada petugas Dishub Kabupaten di Pelabuhan Amahai, Ali memberikan penjelasan terkait pembagian kewenangan. Berdasarkan struktur kementerian, Dishub Kabupaten berada di bawah naungan Dirjen Perhubungan Darat.
Kewenangan Kabupaten fokus pada terminal darat dan pelabuhan penyeberangan (seperti Ina Marina). Kewenangan Provinsi/Pusat: Pelabuhan laut seperti rute Tulehu-Amahai berada di bawah wewenang Dirjen Perhubungan Laut. Toleransi dan Keberagaman dalam Penugasan Satu hal yang menarik dari kebijakan Dishub Maluku Tengah adalah penerapan jadwal yang inklusif.
Untuk menyambut lebaran, petugas non-Muslim disepakati untuk berjaga, memberikan kesempatan bagi petugas Muslim untuk menjalankan tradisi mudik dan merayakan hari raya bersama keluarga. Kebijakan serupa juga akan diterapkan secara bergantian saat momen Natal dan Tahun Baru mendatang.
Hingga saat ini, belum ada laporan kendala berarti di lapangan. Namun, pihak Dishub tetap waspada terhadap potensi lonjakan penumpang yang melebihi kapasitas kapal.
"Jika misalnya penumpang melonjak pasti, ada double kapal. Karena itu sudah dalam kesepakatan," tutup Ali Nurlette.
Bagi kamu yang berencana mudik ke wilayah Maluku Tengah, pastikan tetap memantau jadwal keberangkatan dan selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dishub.maltengkab.go.id