Jumat, 10 APRIL 2026 • 13:05 WIB

Hadiri Ground Breaking Hatukau Water Front City, Wali Kota Ambon Harap Dorong Ekonomi Daerah

Author

Waterfront City Batumerah dorong ekonomi Ambon (MCAMBON/HS)

MALUKU – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menghadiri kegiatan ground breaking pembangunan Hatukau Water Front City atau Pasar Apung Batumerah yang berlokasi di kawasan Pantai Ruko Batumerah, Kecamatan Sirimau, Rabu (8/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wattimena menyampaikan harapannya agar pembangunan ini mampu memberikan dampak positif, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon.

“Kami berharap bahwa pembangunan pasar ini akan berdampak positif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon. Hal ini tentu mendukung upaya kota bersama pemerintah provinsi,” ujarnya.

Pembangunan Hatukau Water Front City mengusung konsep waterfront city, yaitu penataan kawasan pesisir agar lebih tertata, indah, dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Menurut Wattimena, konsep ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada perencanaan ruang yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dalam konsep ini, kita berharap pembangunan sepanjang pesisir di Teluk Ambon dilakukan secara terancang, terintegrasi, dan presisi agar penempatan ruang bisa dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Dengan konsep tersebut, kawasan pesisir diharapkan tidak lagi terlihat semrawut, melainkan menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus produktif bagi masyarakat.

Lebih lanjut, pembangunan ini juga ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir. Kehadiran pasar apung diharapkan membuka peluang usaha baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

Tidak hanya sebagai pusat perdagangan, Hatukau Water Front City juga berpotensi menjadi destinasi wisata baru di Ambon yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

Dengan demikian, dampak pembangunan ini tidak hanya dirasakan oleh pedagang, tetapi juga sektor lain seperti pariwisata dan UMKM.

Di sisi lain, Wali Kota juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dalam operasional pasar nantinya. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah, terutama yang dibuang ke laut, harus menjadi perhatian serius.

“Pasar ini mesti memastikan bahwa tidak ada lagi yang membuang sampah ke laut. Dalam pengelolaannya kami berharap dapat dilakukan secara baik agar mendukung semua yang telah direncanakan,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa pembangunan kawasan pesisir tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik menjadi kunci agar konsep waterfront city dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wattimena juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku atas dukungan yang diberikan dalam pembangunan proyek ini.

Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Hendrik Lewerissa yang dinilai telah memberikan perhatian dan kerja sama dalam mendukung pembangunan di Kota Ambon.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Maluku karena kita membutuhkan dukungan penuh dari provinsi agar proses ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Ground breaking Hatukau Water Front City menjadi langkah awal dalam pengembangan kawasan strategis di Ambon, khususnya di wilayah pesisir Teluk Ambon. Proyek ini diharapkan menjadi model penataan kawasan yang terintegrasi antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Dengan perencanaan yang matang dan dukungan berbagai pihak, pembangunan ini diharapkan mampu menjadi salah satu ikon baru Kota Ambon.

Pembangunan Hatukau Water Front City tidak hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya besar dalam menata wajah kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan konsep modern, pengelolaan yang baik, serta dukungan pemerintah daerah dan provinsi, proyek ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kota Ambon ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ambon.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU