MALUKU – Wakil Uskup Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI), Pastor Kolonel Purnawirawan (Sus) Yos Bintoro, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan moderasi beragama melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan silaturahmi dengan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di ruang kerja Wali Kota Ambon, Senin (1/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu turut dihadiri Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Roby Sapulette, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy.
Dalam kesempatan tersebut, Pastor Yos Bintoro menjelaskan bahwa Ordinariatus Castrensis Indonesia memiliki tugas memberikan pelayanan rohani kepada anggota TNI dan Polri yang beragama Katolik. Namun, menurutnya, peran tersebut juga disertai tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pelayanan keagamaan tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Karena itu, diperlukan sinergi dari berbagai pihak agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang luas.
Menurut Pastor Yos, Maluku, khususnya Kota Ambon, memiliki pengalaman berharga dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Berbagai tantangan sosial yang pernah dihadapi mampu menjadi pelajaran penting dalam membangun kembali kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghargai.
Pengalaman tersebut, lanjutnya, dapat menjadi modal sosial yang kuat untuk terus memperkuat moderasi beragama dan membangun budaya toleransi yang berkelanjutan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Ia juga menekankan pentingnya menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, berbagai perbedaan yang ada dapat menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan mempererat hubungan antarsesama.
Menurutnya, semangat saling menghormati dan menghargai perbedaan harus terus dipelihara agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini.
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyambut baik kunjungan Wakil Uskup OCI tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan terhadap kehidupan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.
Wattimena mengatakan bahwa Pemerintah Kota Ambon memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Ambon.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam menjaga persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan sosial.
Karena itu, pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keagamaan, guna memperkuat pembangunan karakter masyarakat dan menanamkan nilai-nilai moral yang positif.
Wali Kota menilai peran tokoh agama dan lembaga keagamaan sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk hidup rukun, saling menghargai, dan menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman yang ada.
Ia berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dapat terus terjalin serta semakin diperkuat melalui berbagai program dan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kunjungan Pastor Yos Bintoro ke Ambon merupakan bagian dari agenda pelayanan rohani di wilayah Maluku. Selain bertemu dengan pemerintah daerah, ia juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah paroki, lembaga pendidikan, panti asuhan, serta melakukan pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat.
Melalui rangkaian kunjungan tersebut, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan sosial, serta menumbuhkan semangat kebangsaan di Provinsi Maluku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ambon.go.id