Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 30 JANUARI 2026 • 09:56 WIB

Wagub Maluku Hadiri Wisuda Universitas Pattimura, Tegaskan Kampus Jadi Motor Pendidikan, Ekonomi, dan Kedamaian

Wagub Maluku Hadiri Wisuda Universitas Pattimura, Tegaskan Kampus Jadi Motor Pendidikan, Ekonomi, dan KedamaianWagub Maluku Hadiri Wisuda Universitas Pattimura (Diskominfo Maluku)

MALUKU - Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menghadiri prosesi Wisuda Universitas Pattimura yang digelar di Kota Ambon, Rabu (28/1/2026).

Dalam sambutannya, Wagub Vanath mengapresiasi peran perguruan tinggi di Maluku yang dinilai konsisten melahirkan generasi muda dengan kualitas kecerdasan dan intelektualitas yang terus meningkat setiap tahun. Ia menilai Universitas Pattimura sebagai salah satu kampus yang berkontribusi besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul di daerah.

“Setiap tahun, perguruan tinggi di Maluku, termasuk Universitas Pattimura, terus melahirkan generasi muda dengan tingkat kecerdasan dan intelektualitas yang semakin baik,” ujar Vanath.

Menurutnya, wisuda bukan hanya menjadi momen membanggakan bagi para lulusan, tetapi juga bagi orang tua dan keluarga. Ia menyebut para wisudawan Unpatti berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku, mulai dari Pulau Seram, Kepulauan Tenggara, Pulau Buru, hingga wilayah lainnya. Hal tersebut dinilai mencerminkan pemerataan akses pendidikan tinggi di Provinsi Maluku.

Pada Wisuda Universitas Pattimura Periode Januari 2026, sebanyak 1.340 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pattimura Nomor 2469/UM13/SK/2025. Jumlah tersebut terdiri atas 958 lulusan Program Sarjana, 304 lulusan Profesi Guru, dan 78 lulusan Program Magister.

Dalam kesempatan itu, Wagub Vanath menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi di Maluku terus mengalami peningkatan. Kampus, menurutnya, kini tidak lagi dipandang sebatas tempat mencetak lulusan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan ekonomi daerah.

“Masyarakat Maluku sekarang menilai kampus bukan hanya sebagai mesin pencetak sumber daya manusia, tetapi juga sebagai mesin penggerak ekonomi dan mesin penggerak kedamaian,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kontribusi ekonomi Universitas Pattimura terhadap Kota Ambon dan Maluku secara umum. Dengan jumlah mahasiswa yang mencapai sekitar 30 ribu orang, aktivitas akademik kampus disebut memberi dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Baca juga: Menggali Potensi Desa Wisata Ngilngof: Surga Pasir Terhalus Dunia di Kepulauan Kei

“Dengan sekitar 30 ribu mahasiswa Universitas Pattimura, terjadi perputaran uang puluhan miliar rupiah setiap bulan yang mengalir ke masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah,” jelas Vanath.

Selain itu, Wagub Maluku mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Maluku. Menurutnya, stabilitas daerah menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya, sekaligus mendukung keberlanjutan dunia pendidikan.

“Orang tua hanya akan menyekolahkan anaknya di daerah yang aman. Karena itu, menjaga keamanan dan kedamaian Maluku adalah kunci agar kampus-kampus kita terus berkembang,” ujarnya.

Abdullah Vanath juga menekankan bahwa pendidikan tinggi merupakan jalan bagi anak-anak Maluku dari berbagai latar belakang untuk meningkatkan kualitas hidup, termasuk anak-anak petani, nelayan, dan masyarakat kecil.

“Hari ini yang diwisuda bukan hanya anak-anak pejabat, tetapi juga anak-anak petani, nelayan, dan masyarakat kecil. Pendidikan adalah jalan utama untuk mencerdaskan generasi Maluku,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mediacenter.malukuprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wagub Maluku Hadiri Wisuda Universitas Pattimura, Tegaskan Kampus Jadi Motor Pendidikan, Ekonomi, dan Kedamaian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!