Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 12:56 WIB

Gubernur Dorong Operasi Keamanan Kie Raha 2026 Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

Gubernur Dorong Operasi Keamanan Kie Raha 2026 Tekan Pelanggaran dan KecelakaanOperasi Kie Raha 2026 demi lalu lintas aman (Hubungan Masyarakat/Adpim)

MALUKU – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong penguatan ketertiban lalu lintas melalui pelaksanaan Operasi Keamanan Kie Raha 2026. Program ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Maluku Utara melalui Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Fachruddin Tukuboya, dalam rangkaian sosialisasi operasi keamanan yang digelar bersama jajaran kepolisian. Pemerintah daerah menilai disiplin berlalu lintas menjadi kunci utama dalam menciptakan keselamatan bersama.

Menurut Fachruddin, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Ia menekankan bahwa banyak kecelakaan bermula dari pelanggaran sederhana yang kerap diabaikan.

Melalui Operasi Keamanan Kie Raha 2026, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara dapat meningkat. Sosialisasi yang dilakukan tidak hanya bertujuan menindak pelanggaran, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar lebih tertib dan berhati-hati di jalan.

Baca juga: Menyaksikan Senja di Ujung Selatan Indonesia, Pesona Desa Eliasa di Pulau Selaru

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Brigadir Jenderal Stephen M. Napiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara. Ia mengingatkan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm, serta memastikan kelengkapan administrasi kendaraan.

Kapolda juga menyoroti sejumlah perilaku berisiko yang masih sering ditemukan di jalan, seperti melawan arus, penggunaan knalpot tidak sesuai standar, serta penyalahgunaan zat terlarang. Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga mengancam keselamatan orang lain.

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keamanan Kie Raha 2026, dilakukan penyematan lencana tugas kepada perwakilan dari unsur pemerintah, TNI, dan Polri. Prosesi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas di Maluku Utara.

Pemerintah dan aparat keamanan menegaskan bahwa keselamatan di jalan merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Kelalaian sekecil apa pun, kata Fachruddin, dapat berujung pada dampak fatal, termasuk kehilangan nyawa.

Ia menambahkan, Operasi Keamanan Kie Raha 2026 diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun budaya tertib lalu lintas. Operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, melainkan juga sebagai sarana pembinaan agar masyarakat semakin sadar hukum dan keselamatan.

Dengan keterlibatan semua pihak, pemerintah optimistis Operasi Keamanan Kie Raha 2026 dapat menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Maluku Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Malutprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Dorong Operasi Keamanan Kie Raha 2026 Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!