Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 13 APRIL 2026 • 13:00 WIB

Gubernur Sherly Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Pemangkasan Anggaran di Musda Golkar Malut

Gubernur Sherly Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Pemangkasan Anggaran di Musda Golkar MalutSherly soroti ketimpangan ekonomi di Malut (Humas / ADPIM)

MALUKU  – Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan sejumlah pesan strategis saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Partai Golongan Karya (Golkar) Maluku Utara yang digelar di Bela Hotel, Minggu (12/4).

Dalam forum tersebut, Sherly menyambut kehadiran Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, beserta jajaran pengurus pusat dan daerah yang turut hadir.

Di hadapan peserta Musda, Sherly menyoroti kondisi ekonomi Maluku Utara yang dinilai mengalami paradoks. Meski mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi hingga 34 persen, pemerataan kesejahteraan masih menjadi persoalan utama di tengah masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi kita tinggi, tetapi masih banyak masyarakat yang belum merasakan kesejahteraan secara nyata,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, khususnya pada Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Secara total, pemotongan anggaran yang dialami 10 kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara mencapai Rp3,5 triliun.

Dampak dari kebijakan tersebut, lanjut Sherly, sangat terasa pada pelaksanaan program pembangunan, terutama infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan yang masih sangat dibutuhkan di berbagai wilayah.

“Oleh karena itu, kami berharap ke depan, khususnya tahun 2027, kiranya DBH tidak lagi mengalami pemotongan,” tegasnya.

Selain persoalan fiskal, Sherly juga menyinggung potensi pengurangan tenaga kerja di sejumlah kawasan industri di Maluku Utara. Ia menilai, diperlukan solusi konkret melalui penguatan hilirisasi atau downstreaming industri.

Menurutnya, pemerintah pusat perlu mendorong investor, khususnya pemilik smelter, untuk mengembangkan industri turunan seperti pabrik stainless steel dari feronikel. Langkah ini diyakini mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah pusat sebagai mitra strategis agar Maluku Utara bisa benar-benar sejahtera,” ungkapnya.

Melalui momentum Musda Golkar ini, Sherly berharap terbangun sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Maluku Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Sherly Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Pemangkasan Anggaran di Musda Golkar Malut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!