Jumat, 15 MEI 2026 • 21:32 WIB

Peringatan Hari Pattimura ke-209 di Saparua,  Gubernur Maluku Ajak Generasi Muda Kobarkan Semangat Perjuangan

Author

Pembakaran obot Pattimura di Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. (dok istimewa)

MALUKU -  Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Upacara Peringatan Hari Pattimura ke-209 Tahun 2026 di Lapangan Merdeka, Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, selaku Upu Latu Maluku, Jumat 15 Apri 2026. 

Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan bahwa peringatan Hari Pattimura bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan Kapitan Pattimura, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan dalam menghadapi tantangan masa kini.

Baca juga: Gubernur Maluku Dorong Penguatan Infrastruktur Sumber Daya Air Dan Ketahanan Wilayah Kepulauan

“Hari ini kita tidak hanya berdiri di atas tanah para raja, tetapi di atas darah, keringat, dan air mata para pejuang. Semangat Pattimura harus terus menyala di dada setiap anak Maluku,” ujar Hendrik Lewerissa.

Lewerissa mengingatkan pesan perjuangan Kapitan Pattimura yang menyatakan bahwa “Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi Pattimura-Pattimura muda akan bangkit”.

Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan dalam kerja nyata membangun daerah dan bangsa. Dirinya menekankan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi melawan penjajahan fisik, melainkan melawan kemiskinan, ketimpangan pembangunan, keterbelakangan teknologi, dan berbagai ancaman terhadap persatuan bangsa.

Mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”, Lewerissa mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk memperkuat persatuan, berinovasi, serta mengelola potensi sumber daya alam secara optimal demi kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Gubernur Hendrik Dorong Percepatan Program MBG Berbasis Pangan Lokal di Maluku

Menurutnya, Maluku harus mampu tampil sebagai kekuatan pembangunan di kawasan timur Indonesia dengan sumber daya manusia yang unggul, ekonomi kelautan dan perikanan yang kuat, serta persaudaraan yang kokoh. Kepada generasi muda. 

Lewerissa menyampaikan pesan agar menjadi “Pattimura-Pattimura muda masa kini” dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki daya saing global, namun tetap menjaga nilai budaya, Pela Gandong, dan semangat Siwalima sebagai identitas masyarakat Maluku.

Pada upacara itu dilakukan prosesi penyerahan Obor Pattimura oleh Upulatu Maluku Tengah kepada Upulatu Maluku serta dilanjutkan peletakan bunga oleh Upulatu Maluku, Bupati Maluku Tengah, dan Ahli Waris, 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU