Bupati buka kursus wasit C2 (Humas)
MALUKU – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, secara resmi membuka kegiatan Kursus Wasit Sepak Bola Lisensi C2 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Halmahera Timur. Kegiatan ini berlangsung di Aula Penginapan Marfa, Kota Maba, pada Kamis (26/03/2026).
Pembukaan kursus tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Halmahera Timur, Ashadi Taddujin, jajaran Asisten Setda, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tim instruktur pelatih yang akan membimbing para peserta selama kegiatan berlangsung.
Dalam sambutannya, Bupati Ubaid Yakub menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk di bidang olahraga. Ia menilai, keberadaan wasit yang memiliki lisensi resmi merupakan investasi penting dalam memajukan sepak bola di daerah.
“Peningkatan kualitas SDM di bidang perwasitan adalah kebutuhan mendesak. Kita ingin sepak bola kita maju, dan itu harus dimulai dari pengadil lapangan yang memiliki kompetensi mumpuni. Tanpa wasit yang berkualitas, kompetisi yang sehat sulit untuk diwujudkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa seorang wasit berlisensi C2 tidak hanya dituntut memahami aturan permainan, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat. Menurutnya, kepemimpinan di lapangan hijau menuntut profesionalisme tinggi serta keberanian dalam mengambil keputusan yang adil.
“Seorang wasit harus benar-benar profesional. Anda adalah hakim di lapangan. Oleh karena itu, integritas adalah harga mati. Saya berharap kursus ini bukan sekadar mengejar status lisensi, tetapi benar-benar membentuk mentalitas wasit yang jujur, tegas, dan tidak memihak,” ujarnya.
Ia pun berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan kursus dengan serius di bawah arahan para instruktur. Bupati ingin melihat lahirnya wasit-wasit asal Halmahera Timur yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Harapan saya, setelah kegiatan ini selesai, kita memiliki kader-kader wasit yang siap diterjunkan dalam berbagai turnamen resmi. Semoga ini menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga kita yang lebih tertata dan profesional,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua KONI Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat yang diwakili oleh Sekretaris Umum Ashadi Taddujin menyampaikan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemain, tetapi juga oleh kualitas keputusan wasit di lapangan.
“Sepak bola yang maju tidak hanya lahir dari kaki pemain yang terampil, tetapi juga dari tiupan peluit yang adil dan cerdas. Saudara-saudara sekalian adalah garda terdepan dalam menjaga integritas olahraga di Halmahera Timur,” ujar Ashadi.
Ia menegaskan bahwa Lisensi C2 bukan sekadar formalitas administratif, melainkan simbol tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen. KONI Halmahera Timur berharap melalui kegiatan ini dapat lahir wasit-wasit berkualitas dengan tiga pilar utama, yakni integritas, kualitas, dan mentalitas.
Integritas berarti menjunjung tinggi kejujuran tanpa kompromi, kualitas mengacu pada pemahaman mendalam terhadap aturan permainan terbaru (Laws of the Game), sedangkan mentalitas berkaitan dengan kemampuan menjaga ketenangan serta ketegasan dalam situasi pertandingan yang penuh tekanan.
Ashadi juga menambahkan bahwa KONI Halmahera Timur berkomitmen untuk terus mendukung program peningkatan kapasitas SDM olahraga. Peningkatan lisensi dari C ke C2 diharapkan menjadi langkah awal bagi wasit lokal untuk naik ke level yang lebih kompetitif.
“Selamat belajar dan selamat berproses. Jadilah pengadil yang membawa kebanggaan bagi daerah kita,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Haltimkab.go.id