Senin, 11 AGUSTUS 2025 • 17:05 WIB

Komitmen Walkot Ambon Kurangi Sampah, Perkuat Kemitraan, Segera Salurkan 10 Armada Angkut

Author

Walkot Ambon, Bodewin Melkias Wattimena didampingi Waki Wali Ety Toisutta. (Dok Ambon.go.id)

MALUKU-Wali kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena menunjukan komitmennya guna mengurangi sampah. 

Keseriusan dibuktikan dengan penandatanganan nota kesapahaman antara Walkot Ambon dengan Bank Sampah Induk Bumi Lestari Maluku, Senin, 11 Agustus 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Walkot mengaku kontribusi pihak Bank Sampah Induk Bumi Lestari Maluku yang sudah membantu Pemkot Ambon dalam Pengelolaan sampah selama ini.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah Polri Menunggu Penyaluran, Polda Maluku Siap Kawal

“Kita bersyukur karena Bumi Lestari selama ini telah melaksanakan pengelolaan sampah untuk membantu pemerintah kota ambon, dengan 1 bank sampah induk dan 27 bank sampah unit,” terang Bodewin mengutip Ambon.go.id, Senin, 11 Agustus 2025.

Walkot berharap dengan adanya penandatanganan nota kesepamahan ini dapat memperluas kerjasama dengan berbagai pihak. Termasuk juga membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam mengelola sampah secara efektif. Saat ini, Pemkot Ambon tengah menunggu realisasi pengadaan 10 unit armada pengangkut sampah guna memperlancar distribusi sampah dari sumber ke TPA.

“Pengadaan 10 unit mobil pengangkut sampah segera disalurkan. Mudah-mudahan itu bisa membantu kita paling tidak untuk upaya mengangkut sampah dari sumbernya ke TPA,” tandasnya.

Walkot menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu program prioritas Pemkot Ambon saat ini sehingga energi serta anggaran akan dikerahkan untuk menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah.

Baca juga: Jaksa Tahan Sekretaris Panitia Pembangunan Gereja Bethesda di Maluku Tengah Terkait Dugaan Laporan Fiktif Dana Hibah

“Ini salah satu program prioritas pemerintah kota kali ini. Karena itu seluruh energi, anggaran akan kita kerahkan untuk bagaimana menyelesaikan persoalan sampah. Saya minta Dinas Lingkungan hidup dan Persampahan meningkatkan kapasitas, sehingga kita bisa membangun tempat pengelolaan sampah di masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Selain itu, Wali kota juga Menambahkan bahwa tahun depan Pemerintah Kota berencana untuk membangun tempat Pengelolaan Sampah terpadu (TPST) di Kecamatan Sirimau. Dengan adanya rencana pembangunan TPST ini, Pemkot menargetkan pengolahan sampah langsung di lokasi sehingga yang dibawa ke TPA hanya sisa residu saja.

“Bahkan TPST akan kita bangun di kecamatan sirimau. Karena kecamatan sirimau merupakan kecamatan penghasil sampah terbesar di kota ambon. Kita tidak lagi mengangkut sampah dari sumbernya lagi ke TPA tetapi masuk langsung ke TPST untuk diolah disana. Nanti sisa residunya baru kita bawa ke TPA,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Walkot menyampaikan terimakasih kepada Bank Sampah Induk Bumi Lestari Maluku atas kerja sama yang terjalin, seraya berharap kemitraan ini menjadi awal yang baik menuju Ambon yang lebih bersih dan lestari. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU