Minggu, 01 FEBRUARI 2026 • 18:14 WIB

Menag Salurkan Rp596 Juta untuk Pemulihan Madrasah dan Guru Korban Longsor Cisarua

Author

Menag salurkan Rp596 juta bantu madrasah dan guru terdampak longsor (Biro Humas dan Komunikasi Publik)

MALUKU – Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta bagi madrasah, guru, serta keluarga siswa yang terdampak bencana longsor dan banjir di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada para penerima, Minggu (1/2/2026), sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.

Menurut Menag, madrasah memiliki peran penting tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari pelayanan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Karena itu, pemulihan sarana madrasah dan kesejahteraan guru menjadi perhatian serius pemerintah.

“Madrasah berperan besar dalam pendidikan sekaligus kemanusiaan. Negara harus hadir memastikan madrasah dan para pendidiknya bisa bangkit kembali setelah bencana,” ujar Nasaruddin Umar.

Baca juga: Kemenag Maluku Serahkan STL ke GBI Blessing Center Passo, Perkuat Legalitas Gereja dan Kerukunan Umat

Dari total bantuan yang disalurkan, Rp300 juta dialokasikan untuk rehabilitasi rumah guru madrasah yang mengalami kerusakan berat akibat longsor. Bantuan ini ditujukan agar rumah para guru dapat kembali layak huni dan aman.

Selain itu, Kemenag juga menyalurkan bantuan sewa rumah bagi 21 guru madrasah terdampak dengan nilai total Rp126 juta, guna menjamin ketersediaan hunian sementara selama masa pemulihan.

Kementerian Agama turut memberikan santunan kepada keluarga 10 siswa madrasah yang meninggal dunia akibat bencana, dengan total bantuan Rp160 juta. Santunan ini diberikan sebagai bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga korban.

Sebagai bagian dari penanganan darurat, Kemenag juga menyalurkan bantuan pemulasaran jenazah sebesar Rp10 juta. Menag menegaskan bahwa penghormatan terakhir kepada korban merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan negara.

Nasaruddin Umar memastikan pendampingan tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal. Kementerian Agama, baik di tingkat pusat maupun daerah, akan terus melakukan pendataan lanjutan dan memastikan kebutuhan madrasah serta keluarga terdampak terpenuhi secara berkelanjutan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Maluku.kemenag.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU