Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 18 MEI 2026 • 20:31 WIB

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath Dorong Sinergi OJK Perkuat Inklusi dan Stabilitas Keuangan Daerah

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath Dorong Sinergi OJK Perkuat Inklusi dan Stabilitas Keuangan DaerahWakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath. (dok istimewa)

MALUKU - Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat literasi, inklusi, serta stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah kepulauan.

Hal itu disampaikan Vanath saat menghadiri pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku di Aula Kantor OJK Provinsi Maluku, kawasan Karang Panjang (Karpan), Ambon, Senin, 18 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi kepada Kepala OJK Maluku sebelumnya, Andi Muhammad Yusuf, atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas, khususnya dalam mengawal proses Kelompok Usaha Bank (KUB) BPD Maluku-Maluku Utara.

Baca juga: Wagub Maluku: Pendidikan dan HKI Menjadi Pilar Kemajuan Daerah

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak Andi Muhammad Yusuf atas dedikasi selama ini, terutama dalam pengawalan proses KUB BPD Maluku-Maluku Utara yang menjadi langkah penting bagi stabilitas perbankan daerah,” ujarnya.

Vanath juga menyampaikan selamat datang kepada Kepala OJK Maluku yang baru, Haramain Billady, yang sebelumnya bertugas di OJK Purwokerto.

“Kami menantikan sinergi yang kuat antara OJK dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di Bumi Raja-Raja,” katanya.

Menurut Vanath, perekonomian Maluku pada awal 2026 menunjukkan ketahanan positif dengan pertumbuhan mencapai 5,16 persen. Sementara sektor jasa keuangan tumbuh 9,02 persen dan inflasi tetap terkendali di angka 3,13 persen.

Baca juga: Wagub Maluku: Jadilah Dokter yang Mengabdi dan Membawa Harapan bagi Masyarakat

Meski demikian, ia menilai tantangan geografis Maluku sebagai daerah kepulauan masih menjadi kendala dalam perluasan akses layanan keuangan digital hingga ke wilayah terpencil.

“Tantangan geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadikan akses layanan keuangan digital sebagai tantangan sekaligus peluang besar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Maluku saat ini tengah mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 guna memetakan potensi usaha, termasuk UMKM di daerah terpencil.

Karena itu, OJK diharapkan terus memperluas layanan keuangan digital dan memperkuat stabilitas sektor perbankan melalui tata kelola yang baik serta penguatan permodalan.

Dalam kesempatan tersebut, Vanath juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Forkopimda, kepala daerah, hingga pimpinan lembaga jasa keuangan untuk memperkuat kolaborasi bersama OJK Provinsi Maluku.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath Dorong Sinergi OJK Perkuat Inklusi dan Stabilitas Keuangan Daerah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!