Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 06:00 WIB

Cegah Konflik, Polda Maluku Inisiasi Program 'Baileo Emarima' di Tulehu Maluku Tengah

Author

Dirpamobvit Polda Maluku melakukan pertemuan dengan Raja Negeri Tulehu dan perangkat negeri. (dok istimewa)

MALUKU-Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Maluku terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan mencegah potensi konflik sosial di wilayah Maluku.

Untuk itu, Dirpamobvit Polda Maluku melakukan pertemuan dengan Raja Negeri Tulehu dan perangkat negeri, Selasa, 21 Oktober 2025. 

Dalam kesempatan itu, Direktur Pamobvit Polda Maluku, Kombes Donni menyampaikan pentingnya peran kolaboratif antara aparat, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga keamanan dan kedamaian di wilayah Tulehu.

Baca juga: Buru Expedition 2025 Finis, Tim Kayak Kelilingi Pulau Buru 29 Hari, Tuntaskan 404,2 Km

Pertemuan itu juga bagian dari mendukung program prioritas Kapolda Maluku Irjen Prof Dadang Hartanto.

“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama menjaga kedamaian. Polda Maluku melalui program Kapolda menginisiasi pembentukan wadah ‘Baileo Emarina’ sebagai rumah singgah masyarakat untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, dan memperkuat komunikasi sosial agar potensi konflik dapat dicegah sejak dini,” ujar Kombes Donni.

Program 'Baileo Emarina' dirancang sebagai ruang interaksi sosial berbasis kearifan lokal, tempat warga saling bertukar informasi, memberikan wejangan, serta mempererat solidaritas antarwarga.

Melalui wadah ini, diharapkan masyarakat dapat bersama-sama mencegah provokasi, kenakalan remaja, serta tindakan yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Maluku. 

Baca juga: Kapolda Maluku Cek Kesiapan Patroli Respon Time, Siap Hadapi Kontijensi-Darurat Kemanusiaan

Kombes Donni menegaskan, pencegahan konflik bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, melainkan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan memperkuat komunikasi dan ruang dialog, kita membangun benteng sosial yang tangguh terhadap isu-isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Tokoh Masyarakat Tulehu Usman Bahta menyatakan dukungan penuh terhadap program 'Baileo Emarina'.

“Ruang ini menjadi tempat yang konstruktif bagi para pemangku kepentingan dari dusun hingga pemerintahan negeri untuk mencari solusi bersama atas berbagai persoalan sosial. Kami siap mendukung kebijakan ini demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Baca juga: Buka Taklimat Awal Audit Kinerja, Kapolda Maluku Tegaskan Profesionalisme dan Akuntabilitas

Sementara itu, Kepala Dusun Muhajirin, Hairun Lestaluhu juga menyampaikan beberapa masukan terkait peningkatan keamanan di lingkungan masyarakat.

Antara lain, penempatan personel Polri di Rumah Sakit dr Izak Umarella Tulehu guna membantu pihak keamanan internal rumah sakit dalam mengantisipasi potensi keributan akibat pelayanan darurat.

Pendekatan persuasif terhadap masyarakat penjual minuman keras, dengan melibatkan aparat negeri dan kepolisian agar masalah ekonomi warga dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik sosial.

Usulan dan masukan tersebut disambut positif oleh pihak Polda Maluku sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan untuk langkah kebijakan lanjutan di lapangan.

Baca juga: Bandara Pattimura Ambon Salurkan Bantuan Program TJSL Injourney Airports di Hatu dan Tawiri

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pihak untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Tulehu dan sekitarnya.

Polda Maluku menegaskan komitmennya bahwa setiap kebijakan keamanan yang dijalankan selalu mengedepankan pendekatan humanis, partisipatif, dan berbasis kearifan lokal.

“Damai adalah modal utama pembangunan. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah negeri, dan Polri, kita wujudkan Maluku yang aman, harmonis, dan produktif,” tutup Kombes Donni Eka Syaputra 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU