MALUKU-PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memulai pembangunan terminal penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Maluku. Proyek multi years ini, menyerap total anggaran investasi sebesar lebih Rp 25 miliar.
Pembangunannya mencakup gedung baru seluas 3.200 meter persegi dan menampung 1.800 penumpang secara bersamaan.
Selain itu dilengkapi fasilitas, ruang tunggu, area check-in, ruang ibu dan anak, serta ke depannya akan ditambah garbarata dan fasilitas pendukung lain.
Wakil Direktur Utama Pelindo, Hambra mengatakan pembangunan lebih dari sekadar infrastruktur. Sebab dia meyakini akan memberikan dampak ekonomi berlipat bagi Maluku.
Baca juga: Pelindo Groundbreaking Terminal Penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Gubernur Hendrik Apresiasi
“Terminal ini akan mendongkrak sektor transportasi, mendukung pertumbuhan UMKM lokal, serta memperkuat posisi Ambon sebagai destinasi wisata bahari,” ungkap Hambra di Ambon, Kamis, 31 Juli 20205.
Menurutnya, infrastruktur pelabuhan yang baik akan mendorong daya saing wilayah dan meningkatkan kepercayaan investor.
Di sisi lain, transformasi Pelabuhan Yos Sudarso Ambon tidak hanya menyasar sektor penumpang, tetapi juga pada peningkatan layanan bongkar muat peti kemas.
Salah satu inisiatif strategis terbaru adalah elektrifikasi dua unit Quay Container Crane (QCC) yang sebelumnya berbasis diesel.
Dengan elektrifikasi ini, operasional QCC kini menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan keandalan pelayanan bongkar muat di lapangan.
Baca juga: Wakapolda Maluku Ajak Personel Muslim Memakmurkan Masjid, Diharapkan Rutin Salat Berjamaah
Efisiensi ini turut memperkuat posisi Pelabuhan Ambon sebagai simpul logistik yang adaptif terhadap tuntutan industri dan lingkungan.
Seiring dengan peningkatan layanan, kinerja peti kemas Pelindo Ambon menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan 2025, throughput peti kemas tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh kelancaran arus logistik regional serta peningkatan produktivitas alat bongkar muat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keterangan Pers